PERANCANGAN ULANG PANTI ASUHAN PUTRI BALA KESELAMATAN DI KOTA BANDUNG DENGAN PENDEKATAN BEHAVIOR KEKHUSUSAN PADA RUANG KOMUNAL PENGEMBANGAN HARDSKILL DAN SOFTSKILL

Penulis

Abstrak

Panti asuhan anak adalah salah satu lembaga yang bertanggungjawab memberikan pelayanan kesejahteraan sosial kepada anak terlantar. Namun dalam pelaksanaannya, acap kali terjadi penyimpangan yang mengakibatkan anak menjadi stress. Saat dalam kondisi stres, seseorang mampu bertahan jika lingkungan sekitarnya mendukung, yakni lingkungan yang nyaman dan aman. Yayasan Panti Asuhan Putri Bala Keselamatan, sebagai objek dalam perancangan merupakan panti asuhan dengan kondisi yang berada pada bangunan heritage golongan A, yang pelaksanaannya masih memiliki beberapa kekurangan berupa kondisi ruang yang belum dimanfaatkan secara maksimal, furniture belum difungsikan sesuai aktivitas pengguna, serta belum tersedianya fasilitas untuk mewadahi aktivitas pengembangan softskill dan hardskill bagi anak panti. Berdasarkan analisis permasalah tersebut, dibutuhkan perancangan ulang panti dengan pendekatan behavior dengan mempertimbangkan batasan redesain pada bangunan heritage sehingga mampu memenuhi kebutuhan aktivitas pengguna berdasarkan kebiasaan sehari – harinya. Oleh karena itu, data dikumpulkan dengan metode deskriptif yang diolah dengan mengacu kepada literatur terkait sehingga dihasilkan sebuah perancangan panti asuhan yang dapat mewadahi aktivitas dan kebutuhan pengguna sesuai dengan tujuan panti yang tercantum pada visi dan misi panti, sehingga mampu mewujudkan anak panti yang berkarakter, berintegritas yang mampu mempersiapkan anak panti untuk dapat berkontribusi dalam kehidupan social dengan lingkup yang lebih besar.

Kata Kunci : Bala Keselamatan, Behavior, Heritage

Referensi

Keputusan Menteri Sosial RI No. 50/HUK/2004 tentang Standarisasi Panti Sosial (Indonesia). Diakses dari https://jdihn.go.id/files/617/kepmensos%2050huk2004.pdf Panero, Julius, -at al-, 1979. New York. Human Dimension & Interior Space, Whitney Library of Design

Prasetyo, Nana. (2010). Membangun Karakter Anak Usia Dini. Jakarta : Kementerian Pendidikan Nasional Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor: 19 Tahun 2009 Tentang Pengelolaan Kawasan dan Bangunan Cagar Budaya.

Sari, Sriti Mayang. (2004). Peran Warna Interior Terhadap Perkembangan Dan Pendidikan Anak Di Taman Kanak-Kanak. Dimensi Interior : Surabaya.

Shabilla, W. S., Rachmawati, R., Farida, A. PERANCANGAN KINDERLAND CHILDREN

CENTER. (2020). e-Proceeding of Art & Design : Vol.7, Page 6196.

Thorndike, E. L. (1898). Animal intelligence: An experimental study of the associative processes in animals. The Psychological Review: Monograph

Supplements, 2(4), i-109. https://doi.org/10.1037/h0092987

Undang -Uundang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan UU Perlindungan

Anak (Indonesia). Diakses pada 14 Januari 2022 dari

https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/38723/uu-no-35-tahun-2014

Undang-Undang Republik Indonesia No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan

Anak.

Diterbitkan

2024-02-01

Terbitan

Bagian

Program Studi S1 Desain Interior