PERANCANGAN ULANG STASIUN SELATAN KOTA BANDUNG DENGAN PENDEKATAN AKTIVITAS DAN PERILAKU MANUSIA
Abstrak
Dewasa kini transportasi umum merupakan sarana penting yang banyak diminati oleh masyarakat contohnya kereta api. Stasiun Selatan kota Bandung merupakan salah satu stasiun yang menyediakan transportasi umum yaitu kereta api. Stasiun yang merupakan area publik harus bisa memfasilitasi kebutuhan calon penumpang di dalamnya. Tak hanya itu, sebagai bangunan cagar budaya stasiun Selatan kota Bandung harus dijaga kelestariannya karena merupakan warisan dan sumber ilmu pengetahuan. Fenomena-fenomena permasalahan yang ada pada stasiun Selatan Bandung saat ini tidak dapat dipungkiri keberadaan nya. Melalui observasi ditemukanlah permasalahan meliputi kelengkapan fasilitas bagi calon penumpang prioritas, layout dan sirkulasi, dan konsep ruang bangunan cagar budaya yang kurang terlihat. Dengan menyelesaikan permasalahan tersebut maka secara tidak langsung telah memenuhi 6 aspek sesuai dengan Peraturan Menteri No. 63 tahun 2019 tentang Standar pelayanan Minimum Angkutan Orang. Dengan demikian pendekatan Behaviour menjadi pendekatan yang digunakan dalam perancangan ulang stasiun Selatan Bandung dengan memperhatikan aktivitas dan perilaku pengguna stasiun di dalamnya. Melalui pendekatan ini, desain ruang stasiun diharapkan dapat memfasilitasi kebutuhan pengguna ruang baik staf maupun calon penumpang selama berada di stasiun Selatan Bandung.
Kata kunci: stasiun kereta, perancangan interior, kota Bandung, aktivitas
Referensi
Aurellia. (2017). Perancangan Interior Hotel bagi Kaum Difabel dengan Prinsip Desain Universal dan Inklusif di Surabaya.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2016). KBBI Daring. Diambil pada Jan 2023, dari https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/disabilitas
Elis Ratna Wulan, & A. Rusdiana. (2014). EVALUASI PEMBELAJARAN.
Goddard Wayne, & Melville Satuart. (2001). Research Methodology in Introduction.
Hidayat, M. J., Adiani, N., & Reyhan, A. H. (2017). TEMPAT DUDUK UNTUK LANJUT USIA di RUANG TUNGGU STASIUN KERETA.
https://www.researchgate.net/publication/336317799
Holzer, B., Vreede, A., & Weigt, G. (1998). Disability in Different Cultures - Reflections on Local Concepts.
Julius Panero & Martin Zelni. (1979)., Human Dimention
KBBI Daring, Diakses pada 12 Jan 2023, dari https://kbbi.web.id/lansia
KBBI Daring, Diakses pada 10 Jan 2023, dari https://kbbi.web.id/prioritas
KBBI Daring, Diakses pada 23 Mei 2023 https://kbbi.web.id/regenerasi
Kereta Api Indonesia, Diakses pada 12 April 2023
https://heritage.kai.id/page/Stasiun%20Bandung
Rahmatul U. (2018), TEORI BEHAVIORALDALAM PERSPEKTIF BIMBINGAN KONSELING ISLAM
Selwyn Goldsmith, (2001). UNIVERSAL DESIGN A Manual of Practical Guidance for Architects. The Centre for Universal Design, NC State University Raleigh, North Carolina, USA
Susanti, A., Soemitro, R., & Suprayitno, H. (2018). Identification of Station Facilities Needed by Train Passenger Based on Passenger Movement Analysis. In Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas (Vol. 2, Issue 1).
UU RI. (2010). UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NO. 11 TAHUN 2010 TENTANG CAGAR BUDAYA



