PERANCANGAN IDENTITAS VISUAL BERBASIS TRITANGTU PADA PADEPOKAN SENI MAYANG SUNDA
Abstrak
Abstrak Budaya Sunda merupakan identitas penting di Kota Bandung tetapi menghadapi erosi karena urbanisasi, globalisasi dan digitalisasi. Penelitian ini merancang strategi Desain Komunikasi Visual (DKV) untuk revitalisasi budaya Sunda pada Padepokan Seni Mayang Su nda di Bandung. Permasalahan difokuskan pada cara menjembatani nilai tradisional dengan pendekatan visual modern agar lebih menarik bagi generasi muda. Penelitian menggunakan pendekatan campuran dengan observasi di padepokan, wawancara mendalam dengan peng elola, pemangku budaya dan desainer grafis, serta kuesioner kepada masyarakat Bandung usia 18–28 tahun yang aktif bermedia sosial. Analisis data dilakukan dengan teknik triangulasi metode, sumber dan teori. Hasilnya berupa perancangan sistem identitas visu al komprehensif yang meliputi logo berbasis konsep Tritangtu, buku panduan identitas, sistem tipografi dan warna, supergrafis, ikonografi, media promosi fisik dan digital, serta konsep Environmental Graphic Design (EGD) di padepokan. Sistem ini memperkuat citra padepokan sebagai ruang kreatif pelestarian budaya dan mendorong keterlibatan generasi muda dalam mengenal dan mengapresiasi budaya Sunda. .
Kata kunci: Budaya Sunda, Desain Komunikasi Visual, Revitalisasi Budaya
Referensi
Al Biruni, M. M. (2021). Kesenian bringbrung: Kajian struktur, konteks pertunjukan, proses penciptaan, fungsi, DAN MAKNA DI kelurahan ledeng, bandung [universitas pendidikan Indonesia]. In repository.upi.edu. f. https://repository.upi.edu/63583/3/S_BSI_1700741_Chapter%201.pd
Collins, J. S. (2024). Kajian komparatif tentang pengaturan pelindungan budaya dalam konstitusi negara-negara Asia pasifik. Jurnal Konstitusi Dan Demokrasi, 4(2), Article 116. https://doi.org/10.7454/jkd.v4i2.1407
Hilman, M. T. (2021). Penerapan konsep modern architecture vernacular PADA sekolah tinggi arsitektur DAN desain DI KOTA BARU parhyangan [institut teknologi nasional]. Ivana Theo Philia, Talita Sembiring, Ruth Yessika Siahaan, Dules Ery Pratama, &. http://eprints.itenas.ac.id/id/eprint/1241
Khosihan, A., Utami, N. F., Wahyuni, S., & Nurfallah, B. A. (2023). Rasionalitas praktik pelestarian budaya sunda pada destinasi wisata kota bandung. SOSIETAS, 12(2), 123–136. https://doi.org/10.17509/sosietas.v12i2.58688
Koentjaraningrat. (2009). Pengantar ilmu antropologi. Aksara Baru.
Kompasiana, J. (2025, March 25). Keberagaman budaya bandung. Kompasiana.Com. dc925c43bce6d3232/keberagaman-budayabandung?page=1&page_images=1. https://www.kompasiana.com/restumaulanafatihkurnia5970/67e3ccf
Marissa, V. (2014). Studi deskriptif mengenai pandangan hidup orang sunda pada mahasiswa sunda universitas “x” di bandung [universitas kristen maranatha]. http://repository.maranatha.edu/id/eprint/6129
M. Iqbal. (2025). Dampak modernisasi terhadap dinamika kebudayaan masyarakat di Indonesia. Jurnal Pendidikan Dan Kewarganegara Indonesia, 2(2), 10–22. https://doi.org/10.61132/jupenkei.v2i2.239
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Nasution. (2002). Metode penelitian naturalistik kualitatif. Tarsito.
Purnomo, S., Fitriasaari, P. D., & Kodiran. (2017). Peran padepokan SENI DALAM pelestarian kesenian tradisional bantengan GUNA peningkatan ketahanan budaya daerah [universias gadjah mada]. ional%20culture%20needs%20to%20be%20maintained%20through%2 0preservation. https://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/113020#:~:text=reg
Rahmadina, A. Z., Rih, ini, F. P., Ar-Rasyid, M., & Ramadina, N. (2025). Penetrasi bahasa dalam perkembangan bahasa sunda sebagai dampak dari globalisasi. Jurnal Pendidikan Transformatif. https://doi.org/10.9000/jpt.v4i1.2122
Ray. (2022, January 20). Kemis nyunda, cara kota bandung lestarikan bahasa ibu. Www.Bandung.Go.Id. https://www.bandung.go.id/news/read/6035/kemis-nyunda-carakota-bandung-lestarikan-bahasa-ibu
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Zed, M. (2004). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.



