PROGRAM PENDIDIKAN LITERASI DIGITAL UNTUK GURU SEKOLAH GURU INDONESIA DOMPET DHUAFA SUMATERA SELATAN

Clara Novita Anggraini, M.A., Mirah Pertiwi, PgDip BA, Alila Pramiyanti, Ph.D.

Abstract

Perkembangan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) dan penggunaan internet di Indonesia sangatlah pesat. Besarnya penetrasi internet di Indonesia tidak diimbangi dengan tingginya keahlian digital masyarakat Indonesia. Masalah ini menimbulkan berbagai efek negatif. Masyarakat yang lebih rentan dengan efek negatif adalah mereka yang tinggal di daerah 3T karena kurangnya akses kebaruan ilmu, minimnya paparan fungsi edukasi, informasi, dan transformasi budaya positif. Berdasarkan hal tersebut, guru di wilayah-wilayah 3T memiliki peran penting sebagai tenaga pendidik dalam memberikan pengetahuan literasi digital kepada siswa-siswanya yang merupakan calon penerus bangsa. Sayangnya, guru-guru, termasuk binaan Sekolah Guru Indonesia Dompet Dhuafa Sumatera Selatan, belum memiliki kompetensi literasi digital yang mumpuni. Program Pendidikan Literasi Digital dilakukan secara bertahap dengan media daring dan berfokus pada teori serta praktik

Full Text:

PDF

References

Anggraini, Novita Clara, Potret terpaan TIK dan

Perubahan Budaya pada Masyarakat Agraris

Indonesia 2021, 3, 53-66

BPS, Indeks Pembangunan Teknologi, informasi, dan

Komunikasi/ICT Development Index 2018. Jakarta:

Badan Pusat Statistik

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0