Penilaian Kinerja Mesin Caulking Line 6 Dengan Menggunakan Metode Reliability Availability Maintainability (ram) Analysis Dan Overall Equipment Effectiveness (oee) (studi Kasus: Pt Dns)

Annisa Azmi, Endang Budiasih, Judi Alhilman Judi Alhilman

Abstract

Spark plug adalah sebuah media yang digunakan untuk proses pembakaran bahan bakar pada mesin bermotor. Spark plug memiliki fungsi yang vital, tanpanya kendaraan bermotor dipastikan tidak bisa menyala. Karena persaingan yang ketat untuk memproduksi spark plug setiap harinya, PT DNS harus meningkatkan kelancaran kegiatan produksinya dengan kesiapan mesin. Salah satu cara untuk mengukur kinerja mesin secara umum yaitu dengan menggunakan metode OEE dan untuk memperkecil kerugian yang kemungkinan harus ditanggung oleh perusahaan adalah dengan meningkatkan RAM dari mesin tersebut. Dengan menggunakan data berupa MTBF dan MTTR, berguna untuk menilai kinerja sistem. Berdasarkan pengolahan data RAM Analysis menggunakan pemodelan Reliability Block Diagram, subsistem kritis memiliki nilai reliability sebesar 68,99% pada waktu 112 jam berdasarkan pada analytical approach. Ratarata nilai maintainability subsistem pada t=25 jam adalah 97,42%. Nilai Inherent Availability sebesar 98,14% dan nilai Operational Availability sebesar 96,24%. Berdasarkan pada evaluasi yang telah dilakukan dengan menggunakan world class maintenance Key Performance Indicator, indikator dari leading dan lagging availability sudah mencapai target yang diberikan. Jika berdasarkan perhitungan metode OEE, nilai OEE mesin Caulking Line 6 sebesar 71,32%. Hasil tersebut masih di bawah standar yang ditetapkan oleh Japan Institute of Plant Maintenance, yaitu sebesar 85%. Dari six big losses diketahui bahwa faktor yang paling berpengaruh terhadap penurunan efektifitas mesin Caulking Line 6 adalah faktor reduce speed sebesar 40,9%. Kata kunci : OEE, RAM, Six Big Losses, Key Performance Indicator, Spark Plug, Reliability Block Diagram

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :-1