Analisis Pengaruh Spatial Aliasing Pada Teknik Blind Source Separation Untuk Deteksi Kerusakan Mesin

Ahmad Barelvie Rasyid, Mamat Rokhmat, Hertiana Bethaningtyas Dyah K.

Abstract

Abstrak


Dalam aktivitas industri terdiri dari beberapa mesin sehingga sinyal suara menjadi tercampur. Untuk memantau kondisi alat dengan teknik analisis getar dibutuhkan sebuah metode untuk memisahkan sinyal suara tercampur. Blind source separation adalah metode untuk memisahkan sinyal suara tercampur, hasil pemisahan blind source separation dapat dilihat dari nilai mean square error (MSE). Nilai rata-rata MSE hasil pemisahan dari suara tercampur convolutive mixture2 input antara mesin normal dan bearing fault adalah 5100,924191, dan MSE hasil pemisahan sinyal suara tercampur antara mesin unbalance dan misalignment adalah 9,53463320. Sedangkan nilai MSE sinyal hasil pemisahan dari suara tercampur instantaneous linear mixture 2 input antara mesin normal dan bearing fault adalah 0,00000702, dan MSE hasil pemisahan sinyal suara tercampur antara mesin unbalance dan misalignment adalah 0,00002066. Nilai rata-rata MSE hasil pemisahan sinyal tercampur dengan teknik convolutive mixture terhadap sinyal asli 3 input adalah 42,754061, dan nilai rata-rata MSE hasil pemisahan sinyal tercampur dengan teknik instantaneous linear mixture adalah 0,016585. Spatial aliasing hanya mempengaruhi perubahan inentsitas pada sudut arah datang suatu frekuensi, namun tidak pada pola frekuensi pada spectogram masing-masing kondisi mesin. sehingga pada proses pemisahan sinyal suara tetap dapat diketahui karakteristik suatu kondisi mesin melalui spectogram hasil pemisahan sinyal suara tercampur.

Kata Kunci : Blind Source Separation, Convolutive Misture, Instantaneous linear mixture, Mean Square Error(MSE)

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0