Analisis Penggunaan System Process Pada Migrasi Aplikasi Dalam Linux Container (lxd) Menggunakan Lxd Api

Aditya Eka Saputra, Avon Budiyono, Adityas Widjajarto

Abstract

Abstrak Linux Container adalah sekumpulan satu atau lebih suatu proses yang diisolasi dari seluruh sistem. Semua file yang diperlukan untuk menjalankannya disediakan dari gambar yang berbeda, yang berarti bahwa Linux Container portable. Dalam menggunakan Linux Container akan merujuk sumber daya virtualisasi dengan menggunakan Ubuntu sebagai sistem operasi. Studi ini membahas penggunaan proses sistem pada CPU terkait dengan proses migrasi container di mana ada beberapa aplikasi yang dilakukan dari berbagai kondisi. Seperti, mengukur proses sistem ketika container sebelum dimigrasi, saat migrasi container berlangsung, dan setelah migrasi container selesai. Setiap proses menggunakan spesifikasi processor dengan core yang berbeda-beda. Proses ini dilakukan untuk menentukan penggunaan CPU saat melakukan proses migrasi container menggunakan LXD API dari platform satu platform ke platform lainnya. Lalu, untuk mengetahui penggunaan CPU pada waktu sebelum migrasi, saat migrasi, dan setelah migrasi pada container yang nantinya menjadi acuan untuk mengetahui penggunaan dari suatu aplikasi yang ada dalam container yang bertujuan untuk tolak ukur pada user pada penggunaan aplikasi dalam container. Berdasarkan hasil di atas, dapat disimpulkan bahwa jumlah aplikasi dalam container memiliki pengaruh pada penggunaan CPU selama proses migrasi container dan jumlah core pada processor mempengaruhi kondisi responsif atau tidak responsifnya dalam menggunakan suatu layanan disaat mengakses banyak aplikasi layanan yang terdapat dalam container. Kata Kunci : Linux Container, Container, migrasi, processor, CPU, LXD API Abstract Linux Container is a set of one or more processes that are isolated from the entire system. All files needed to run it are provided from different images, which means Linux Container is portable. In using Linux Container will refer to virtualization resources by using Ubuntu as an operating system. This study discusses the use of system processes on the CPU related to the container migration process where there are several applications that are carried out from various conditions. Like, measuring the system process when the container is before being migrated, when the container migration takes place, and after the container migration is complete. Each process uses processor specifications with different cores. This process is carried out to determine CPU usage when migrating containers using the LXD API from one platform to another platform. Then, to find out the CPU usage at the time before migration, during migration, and after migration to the container which later becomes a reference to find out the use of an application in the container that aims to measure the user on the use of the application in the container. Based on the above results, it can be concluded that the number of applications in the container has an influence on CPU usage during the container migration process and the number of cores on the processor affects the responsive or unresponsive conditions in using a service while accessing many service applications contained in the container. Key Word : Linux Container, Container, migration, processor, CPU, LXD API.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0