Pengembangan Motif Anggrek Jenis Cleisostoma Arietinum Pada Aplikasi Batik Berbasis Web

Naema Simanjuntak, Purba Daru Kusuma, Rumaini M

Abstract

Batik merupakan salah satu budaya dari Indonesia yang harus dilestarikan agar tidak diambil oleh negara lain. Salah satu cara untuk mempertahankan batik tersebut adalah dengan mengembangkan beberapa motif untuk batik itu sendiri. Dengan uniknya bentuk dan warna anggrek tersebut maka tidak dapat dipungkiri bahwa anggrek merupakan hal yang dapat menjadi salah satu motif batik saat ini. Jenis anggrek yang akan difokuskan untuk menjadi sebuah motif batik baru pada tugas akhir ini adalah jenis Cleisostoma Arietinum. Penerapan anggrek sebagai motif batik dilakukan dengan menggunakan metode L-System yang diimplementasikan pada aplikasi berbasis web. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengembangkan motif pada batik menggunakan metode L-system yang diimplementasikan pada aplikasi berbasis web. Ada dua pengujian yang dilakukan dalam Tugas Akhir ini. Pengujian pertama yaitu pengujian alpha dengan melakukan perubahan warna latar belakang, posisi motif batik, panjang batang, panjang daun, jarak dan arah daun, panjang bunga, panjang tangkai bunga, dan jumlah dan arah tangkai bunga menghasilkan bentuk sesuai dengan parameter masukan pengguna berdasarkan sistem yang telah dibuat. Pengujian selanjutnya, yaitu pengujian beta didapatkan dari survey bahwa hasil kemiripan dari motif anggrek dengan anggrek aslinya sekitar 77% dan kelayakan bentuk anggrek sebagai motif utama sekitar 63% yang didapat dari responden. Dapat disimpulkan dari hasil survei bahwa kerapatan pola motif anggrek harus diperjelas dan pemberian warna yang lebih variatif dan disesuakan antara warna latar, warna ornamen, dan warna motif anggrek agar terlihat lebih indah.. Kata kunci : Batik, L-System, Cleisostoma Arietinum, Aplikasi Web

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0