Enterprise Architecture Bagi Sekolah Menengah Menggunakan Eap (enterprise Architecture Planning) : Sebuah Strategi Untuk Memperoleh Keunggulan Bersaing ( Studi Kasus Pada Sekolah Menengah Pertama Di Kabupaten Bandung )

Indra Aji Putra, Tien Fabrianti Kusumasari, Asti Amalia Nur Fajrillah

Abstract

Abstrak Sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) merupakan jenjang pendidikan awal yang ada di Indonesia, dapat juga disebut sebagai primary school, sejalan dengan terus bertambahnya penduduk di indonesia maka berimbas pada pertumbuhan institusi pendidikan juga, yang menyebabkan banyaknya institusi pendidikan, hal ini memunculkan persaingan antar institusi pendidikan untuk menjadi lebih unggul dari kompetitor lainnya, maka diperlukan sebuah keunggulan bersaing (competitive advantage) sebagai nilai tambah (value added) sebagai faktor keberhasilan memenangkan kompetisi tersebut. competitive advantage salah satunya dapat direalisasikan melalui teknologi informasi (TI) dan sistem informasi (SI), pemanfaatan infrastruktur SI/TI dapat dijadikan sebuah alat bagi institusi pendidikan untuk unggul dibanding kompetitornya, sehingga dapat diperoleh keuntungan sistem informasi yang terintegrasi, terstruktur, dan terencana. Enterprise Architecture (EA) dapat membantu perancangan arsitektur institusi pendidikan, EA ini sendiri bertujuan untuk menyediakan sistem informasi terintegrasi dan tepat guna berdasarkan keperluan bisnis institusi pendidikan. metodologi EAP (Enterprise Architecture Planning) merupakan sebuah metode permodelan arsitektur yang dikembangkan oleh Spewak, permodelan enterprise architecture ini menghasilkan blueprint yang terdiri dari arsitektur data, arsitektur aplikasi, dan arsitektur teknologi yang nantinya dapat dijadikan landasan perbaikan dan pengembangan sistem informasi pada sekolah guna mendukung fungsi bisnisnya. Kata kunci: Enterprise architecture, Enterprise architecture Planning, sekolah, arsitektur data, arsitektur aplikasi, arsitektur teknologi. Abstract Junior high school and high school is an early education level in indonesia, or we can be called with Primary school, in line with the population growth in indonesia its impact on the growth of educational institutions as well, which caused many educational institutions, this has led to competition among educational to be superior to other competitors, hence a competitive advantage as a value added is needed as a factor in the success of winning the competition.competitive advantages can be realized through information technology (IT) and information systems (IS), the use of IS / IT infrastructure can be used as a tool for educational institutions to excel compared to their competitors, so that the benefits of integrated, structured and planned information systems can be obtained. Enterprise Architecture (EA) can help design the architecture of educational institutions, EA itself aims to provide integrated and appropriate information systems based on the business needs of educational institutions. EAP (Enterprise Architecture Planning) methodology is an architectural modeling method developed by Spewak, enterprise architecture modeling produces a blueprint consisting of data architecture, application architecture, and technology architecture which can later be used as a basis for improvement and development of information systems in schools to support his business functions. Keywords: Enterprise architecture, Enterprise architecture Planning, School, data architecture, application architecture, technology architecture

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0