Perancangan Dan Implementasi Sistem Uji Struktur Beton Pada Jembatan Menggunakan Sensor Geophone

Rahadian Reza Rizaldy, Muhammad Ary Murti, Rizki Ardianto Priramadhi

Abstract

Abstrak Meningkatnya populasi penduduk setiap tahun membuat semakin banyak pemilik kendaraan bermotor dan mobil yang mengakibatkan penuhnya akses jalan raya, tidak hanya jalan raya saja yang mengalami kepadatan adapun jembatan yang menjadi salah satu faktor kepadatan dikarenakan banyaknya kendaraan bermotor dan mobil yang melintas tidak hanya itu disaat waktu tertentu jembatan pun akan padat dan mengalami getaran yang cukup terasa karena beban pikul yang ditahan oleh jembatan berbeda beda, semakin besar beban yang ditahan oleh jembatan maka semakin bergetar jembatan tersebut, oleh karena itu penulis akan membuat suatu alat menggunakan sensor geophone yang dapat mengukur seberapa besar getaran pada jembatan dan menganalisa seberapa kuat beton bekerja pada jembatan yang sering terjadi kepadatan ,dengan adanya elastomer atau bantalan karet yang digunakan diantara abutment dengan perletakan jalan makan elastomer akan meredam getaran yang terjadi akibat beban yang dipikul jembatan. Alat ini akan menggunakan komponen utama berupa sensor geophone, geophone adalah perangkat yang mengkonversi gerakan tanah menjadi tegangan, Geophone merupakan transducer pergerakan tanah yang sangat sensitif. Sebuah geophone mengubah energi seismik, atau vibrasi, menjadi tegangan listrik yang dapat diukur secara akurat. Dalam penelitian ini, didapatkan bahwa dalam pemantauan sensor geophone dapat mengetahui besarnya tegangan dan defleksi yang terjadi ketika kendaraan melintas di jembatan, untuk mengolah data pada sistem ini menggunakan mikrontroler berupa Arduino uno dan ditampilkan dalam data excel untuk mempermudah pendataan. Dari penelitian ini dapat disimpulkan dengan defleksi maksimum sebesar 0,9 cm atau 0,009 meter pada saat beban 2 ton sampai 10 ton di Jembatan Tol Kopo, sementara itu ketika beban kendaraan sebesar 2 ton sampai 10 ton akan terjadi defleksi maksimum hingga 2 cm pada Jembatan Cilampeni Kata kunci : geophone, elastomer, Arduino uno, energi seismik. ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.7, No.1 April 2020 | Page 130 Abstract The increase in population every year makes more and more owners of motorized vehicles and cars resulting in full access to the highway, not only the highway that experiences density while the bridge is one of the factors of density due to the number of motorized vehicles and cars that pass not only at a certain time the bridge will be congested and experience enough vibrations because the load carried by the bridge is different, the greater the load held by the bridge, the more the bridge vibrates, therefore the writer will make an instrument using a geophone sensor that can measure how much vibration on the bridge and analyze how strong concrete works on the bridge which often occurs density, with the elastomer or rubber pads used between abutments with the placement of the elastomer feeding road will reduce vibrations that occur due to the burden carried by the bridge. This tool will use the main components in the form of geophone sensors, geophone is a device that converts ground motion into voltage, Geophone is a transducer of ground movement that is very sensitive. A geophone converts seismic energy, or vibration, into an electric voltage that can be measured accurately. In this study, it was found that in monitoring geophone sensors can find out the amount of voltage and deflection that occurs when a vehicle crosses the bridge, to process data in this system using a microcontroller in the form of Arduino uno and displayed in excel data to facilitate data collection. From this study it can be concluded with a maximum deflection of 0.9 cm or 0.009 meters at a time of 2 tons to 10 tons on the Kopo Tol Bridge, meanwhile when a vehicle load of 2 tons to 10 tons will occur a maximum deflection of up to 2 cm on the Cilampeni Bridge. Keywords: geophone, elastomer, Arduino uno, seismic energy

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0