Rancang Bangun Peternakan Cerdas Cacing Tanah Merah Berbasis Internet Of Things

Andriansyach Akbar, Ekki Kurniawan, Iswahyudi Hidayat

Abstract

Abstrak Dalam pembudidayaan cacing tanah merah, media hidup cacing harus diperhatikan. Kelembaban tanah yang optimum untuk perkembangbiakan dan pertumbuhan cacing tanah merah adalah 42 % - 60 % dan suhu udara yang optimum adalah 23°C -28°C. Maka dibuatlah alat yang dapat mengoptimalisasi suhu dan kelembaban tanah sesuai dengan kondisi media hidup cacing tanah merah, serta dapat memonitoring keadaan media hidup secara jarak jauh. Alat ini dirancang menggunakan mikrokontroler Wemos D1 R1, Sensor SEN0193 untuk mendeteksi kelembaban tanah, DHT-22 untuk mendeteksi suhu udara, Telegram untuk menampilkan informasi suhu udara dan kelembaban tanah, serta kipas dan water pump yang dikontrol oleh relay agar dapat menghasilkan suhu dan kelembaban yang sesuai dengan setpoint. setpoint suhu yang digunakan adalah 24°C-27°C dan setpoint kelembaban tanah yang digunakan adalah 44%-58%. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, sensor DHT 22 memiliki akurasi 95,19% dan Sensor SEN0193 memiliki akurasi 95,95%. Dalam pengotimalisasi suhu udara dan kelembaban tanah yang disesuaikan dengan masing-masing setpoint, alat bekerja sangat baik pada indoor karena mempunyai rata-rata error suhu yaitu 0,01 % dan kelembaban tanah yaitu 0,16% lebih kecil daripada di outdoor yang mempunyai rata-rata error suhu yaitu 0,02 % dan kelembaban tanah yaitu 0,30%. Dan juga delay data dalam komunikasi internet of things Telegram pada suhu udara 13,53 detik dan kelembaban tanah 13,4 detik dan keduanya mempunyai akurasi pengiriman 100% Kata Kunci : Cacing tanah merah, aplikasi telegram, Internet of Things (IoT). Abstract In the cultivation of red earthworms, the live media of worms must be considered. Optimum soil moisture for the propagation and growth of red earthworms is 42% - 60% and the optimum air temperature is 23 ° C -28 ° C. Then made a tool that can optimize the temperature and soil moisture in accordance with the conditions of the red earthworm live media and can monitor the state of the live media remotely. This tool is designed using a microcontroller Wemos D1 R1, Sensor SEN0193 to detect soil moisture, DHT-22 to detect air temperature, Telegram to display air temperature and soil moisture information, as well as fans and water pumps controlled by relays in order to produce temperatures and humidity that are according to the setpoint. the temperature setpoint used was 24 ° C-27 ° C and the soil moisture setpoint used was 44% -58%. Based on the results of tests that have been done, the DHT 22 sensor has an accuracy of 95.19% and the SEN0193 Sensor has an accuracy of 95.57%. In optimizing the air temperature and soil humidity adjusted to each setpoint, the tool works very well in the indoor because it has an average temperature error of 0.01% and a soil humidity of 0.16% smaller than in outdoor which has an average average temperature error is 0.02% and soil moisture is 0.30%. And also the data delay in the internet communication of things Telegram at 13.53 seconds and 13.4 seconds of soil moisture and both have 100% delivery accuracy. Keywords: Red earthworms, telegram applications, Internet of Things (IoT)

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :-1