Implementasi Ftp Server Menggunakan Mikrotik Pada Ubuntu 10.4

Azwar Hamsir, Hafidudin Hafidudin, Ratna Mayasari

Abstract

Perkembangan teknologi jaringan komputer merupakan hal penting yang harus di implementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Seiring dengan perkembangan tersebut, jaringan komputer juga harus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan manusia sekarang. Salah satunya yaitu dengan penyediaan layanan FTP (File Transfer Protocol) yang dilengkapi dengan berbagai service yang memberikan kenyamanan terhadap client yang menggunakannya. FTP ini akan sangat membantu client berbagi file. Untuk menunjang hal tersebut maka dibutuhkan suatu implementasi layanan jaringan yang menyediakan layanan-layanan tersebut. Implementasi FTP Server ini di dukung dengan berbagai macam service diantaranya yaitu DNS untuk pemberian domain sehingga client lebih mudah untuk mengakses. VPN digunakan sebagai akses jaringan menggantikan IP Publik. Sedangkan untuk FTP dan DNS diterapkan pada Ubuntu 10.4. Implementasinya antara Mikrotik sebagai routerboard OS dan Ubuntu sebagai OS pada server sehingga dapat diakses oleh client. Kemudian winbox digunakan untuk memantau trafik client. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa tanpa PPTP memiliki hasil pengukuran Quality of Service yang lebih baik dibandingkan dengan PPTP ditandai dengan delay yang lebih kecil sebesar 8 ms, 5 ms, dan 1 ms dengan bandwidth sebesar 64 Kbps, 128 Kbps, dan 256 Kbps sedangkan dengan PPTP sebesar 38.827 ms, 18.391 ms, dan 11.247 ms dengan bandwidth 64 Kbps, 128 Kbps, dan 256 Kbps. Dan throughput yang lebih baik pada tanpa PPTP sebesar 0.091 Mbps, 0.166 Mbps, dan 0.282 Mbps dengan bandwidth sebesar 64 Kbps, 128 Kbps, dan 256 Kbps sedangkan dengan PPTP sebesar 0.024 Mbps, 0.075 Mbps, 0.086 Mbps dengan bandwidth sebesar 64 Kbps, 128 Kbps, dan 256 Kbps. Tetapi, dari segi keamanan penggunaan dengan PPTP lebih baik karena menggunakan VPN yang mempunyai fitur tunneling. Kata kunci : VPN, mikrotik, QoS

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :-1