Analisis Kelayakan Pembukaan Kembali Kedai Kopi Mas Vrooh Di Kota Balikpapan Ditinjau Dari Aspek Pasar, Aspek Teknis Dan Aspek Finansial

Haris Mahfud, Rosad Ma'ali El Hadi, Wawan Tripiawan

Abstract

Abstrak Kedai Kopi Mas Vrooh merupakan sebuah usaha yang bergerak dibidang kuliner khususnya menjual minuman berbagai macam jenis kopi dengan konsep panahan. Kedai Kopi Mas Vrooh membuka outletnya di Kota Balikpapan tetapi pendapatan per bulan hanya menutupi biaya sewa tempat tetapi tidak dengan biaya operasional sehingga outlet ditutup sementara. Melihat fakta tersebut, pemilik Kedai Kopi Mas Vrooh ingin membuka kembali Kedai Kopi Mas Vrooh dengan konsep biliar di dalamnya. Dalam penelitian ini, aspek yang dilakukan yaitu dengan menyebarkan kuesioner kepada 100 responden yang berada di Kota Balikpapan dengan kecamatan yang berbeda. Responden yang menjadi target adalah responden yang berumur 15-35 tahun untuk mengetahui berapa banyak pasar potensial, pasar tersedia, dan pasar sasaran. Sedangkan untuk aspek teknis dan aspek finansial digunakan berdasarkan data sekunder yang didapat dari berbagai sumber. Hasil penyebaran kuesioner menunjukkan persentase pasar potensial sebesar 89%, pasar tersedia sebesar 81%, dan untuk pasar sasaran perusahaan membidik 6% dari pasar tersedia. Hasil perhitungan finansial menunjukkan bahwa nilai NPV untuk periode 2020-2024 adalah Rp158.179.175 , persentase IRR sebesar 38,01% dan PP 1,059 tahun. IRR yang diperoleh lebih besar dari nilai MARR yaitu 25,38% dan NPV bernilai positif. Dari parameter tersebut, maka pembukaan cabang Kedai Kopi Mas Vrooh di Kota Balikpapan dapat dikatakan layak.

Keywords: Kedai Kopi Mas Vrooh, Studi Kelayakan Investasi, NPV,IRR,PP, Analisis Sensitifitas.

Coffee shop Mas Vrooh is a business engaged in culinary, especially selling drinks of various kinds of coffee with the concept of archery. Coffee shop Mas Vrooh opened its outlet in the city of Balikpapan but the monthly revenue only covers the rental cost of the place but not with the operating costs so the outlet is temporarily closed. Seeing the fact, the owner of coffee shop Mas Vrooh wants to reopen the coffee shop Mas Vrooh with a billiard concept in it. In this research, the aspect is by spreading the questionnaire to 100 respondents who are in the city of Balikpapan. The target respondent is a 15-35 year old respondent to find out how many potential, available, and target markets. As for the technical aspects and financial aspects are used based on secondary data obtained from various sources. The results of the questionnaire spread showed a potential market percentage of 89%, available market at 81%, and target market aiming at 6% of the available market. Financial calculation results indicate that the NPV value for the 2020-2024 period is Rp158.179.175, the percentage of IRR is 38,01%, and the PP is 1,059 years. IRR that is obtained is greater than the value of 25.38% MARR and NPV is positively valued. From these parameters, the opening of the branch of Kopi Mas Vrooh in Balikpapan is feasible.

Keywords: Coffe Shop Mas Vrooh, Investment Feasibility Study, NPV, IRR, PP, Sensitivity Analysis

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0