Analisis Pengolahan Citra Telapak Kaki Manusia Terhadap Berat Dan Tinggi Badan

M. Ilham Maulana Karim, Hilman Fauzi Tresna Sania Putra, Rita Magdalena

Abstract

Abstrak Obesitas merupakan satu dari banyak masalah kesehatan yang terjadi pada orang dewasa di Negaranegara berpendapatan rendah atau menengah. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), setidaknya 400 juta orang dewasa mengalami obesitas di seluruh dunia pada tahun 2015 dan telah menyumbang 2% hingga 7 % dati total biaya kesehatan. Di Indonesia, dapat dilihat pada hasil Riskesdas 2018 bahwa pervalensi obesitas orang dewasa di atas 18 tahun sebanyak 21,8% dan berat badan lebih sebanyak 13,6%, dengan demikian prevalensi keseluruhannya sebesar 35,4%. Perhitungan Body Mass Index (BMI) adalah salah satu cara untuk mengurangi masalah obesitas, namun untuk mengetahui BMI dibutuhkan tinggi dan berat badan yang memerlukan timbangan dan pengukur tinggi yang tidak ada di setiap tempat. Dari permasalahan tersebut , tugas akhir ini dirancang untuk mencari sistem perhitungan yang dapat mengukur tinggi dan berat badan dari citra telapak kaki dan tubuh. Pengolahan citra telapak kaki ini akan dijadikan pengganti tinggi badan menggunakan regresi linear dan citra tubuh dijadikan untuk mencari berat badan dengan pendekatan Body Surface Area (BSA). Data yang digunakan sebanyak 30 objek dengan perincian 15 objek laki – laki dan 15 objek perempuan, pengambilan citra dilakukan pada jarak 100 cm, 125 cm, 150 cm, 175 cm, 200 cm, 225 cm, 250 cm. Penelitian ini menghasilkan nilai determinasi (R2 ) 0.8557 dan koefisien korelasi 0.9250. Akuisisi citra terbaik untuk perhitungan BMI berada pada jarak 250 cm. Perhitungan BMI terbaik menggunakan tinggi dari panjang telapak kaki asli dan berat badan asli dengan nilai akurasi 96.67% dari 30 data yang berarti ada 29 data akurat. Kata Kunci: Body Mass Index, Body Surface Area, Panjang telapak kaki , Tinggi badan Abstract Obesity is one of the many health problems that occur in adults in low-income countries or medium. According to the World Health Organization (WHO), at least 400 million adults are obese worldwide in 2015 and has accounted for 2% to 7% of healthcare costs. In Indonesia, can be seen in Riskesdas 2018 that pervalensi obese adults over 18 years of as much as 21.8% and the weight as much as 13.6%, thus the overall prevalence of 35.4%. Calculation of Body Mass Index (BMI) is one way to reduce the problem of obesity, but to determine the BMI takes height and weight require higher scales and gauges that do not exist in any place.Of these problems, the final project is designed to find the calculation system that can measure the height and weight of your feet and body image. Image processing soles of the feet will be used as a substitute for height using linear regression and body image used to search for weight loss approaches Body Surface Area (BSA). The data used in as many as 30 objects with the details of the object 15 male - male and 15 female object, image acquisition is done at a distance of 100 cm, 125 cm, 150 cm, 175 cm, 200 cm, 225 cm, 250 cm. This study provides a 0.8557 determination (R2 ) and a coefficient correlation of 0.9250. The acquisition of best images for BMI calculations is at 250 cm. The best BMI calculations use the height of the original length soles and original weight with accuracy 97.67% of 30 data mean there are 29 correct data. Keywords:Body Mass Index, Body Surface Area, The length of soles, Height

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0