Perancangan Atribut Sandal Bearpath Berdasarkan Preferensi Konsumen Menggunakan Metode Conjoint Analysis

Authors

  • Argya Rahmasari Telkomuniversity
  • Sari Wulandari Telkomuniversity
  • Meldi Rendra Telkomuniversity

Abstract

Abstrak Industri fashion Indonesia saat ini sedang berkembang pesat, salah satu UKM yang berfokus pada fashion alas kaki yaitu Bearpath. Sejak Januari 2018 hingga September 2019 Bearpath mangalami penjualan yang cenderung tidak stabil. Didukung dengan awareness masyarakat terhadap brand Bearpath yang sangat rendah serta variasi model dan fitur produk yang kurang beragam dibandingkan dengan kompetitor. Hal tersebut dikonfirmasi kepada konsumen melalui survei pendahuluan, dan didapatkan hasil berupa tingginya keluhan terhadap produk. Penyebab dari penjualan tidak stabil, dan tingginya keluhan terhadap produk diindikasikan bahwa Bearpath kurang memperhatikan preferensi konsumen. Penelitian ini menggunakan metode Conjoint Analysis dengan pendekatan full-profile yang bertujuan untuk menggali preferensi konsumen terkait dengan atribut yang dinilai penting, dan juga membuat alternatif rekomendasi atribut berdasarkan preferensi atau keinginan konsumen. Responden pada penelitian ini yaitu sebanyak 100 orang konsumen Bearpath, dengan menggunakan teknik purposive sampling. Dari hasil penelitian didapatkan output yang menyatakan bahwa warna menjadi atribut terpenting menurut preferensi konsumen, dan rekomendasi atribut untuk perancangan produk Bearpath yaitu model sandal two strap, fitur interchangeable strap, warna gelap, bermaterial polyester 300D, dan dengan harga berkisar antara Rp250.000 – Rp350.000.
Kata Kunci : Conjoint Analysis, Preferensi Konsumen, Bearpath
Abstract Fashion industry is currently booming in Indonesia, one of the low to medium sized business that focused on footwear fashion is Bearpath. Since January 2018 until September 2019, Bearpath tend to have an unstable sales. The researcher discover that the community awareness towards this product is very low and has a very few variety of product model & features. These facts have been confirmed by the consumers through preliminary survey and discover that the product has been receiving high amount of complaints. The cause of the instability of sales and the high amount of complaints indicates that Bearpath have not given the attention needed towards the consumers preference. The researcher used Conjoint Analysis method with Full Profile approach for this research which aims to explore the consumer’s preference regarding the most important attribute in their products, and also makes alternative recommendations of attributes based on the consumer’s preference or desire. 100 respondent has been used for this research as the sample for purposive sampling method. From this research, the researcher discover that color is the most important attribute based on the consumer’s preference, and the recommended of attributes for Bearpath product design are two strap sandal mode, interchangeable strap feature, dark color, 300D polyester material, and with the price range of Rp250,000 – Rp350,000. Keyword : Conjoint Analysis, Consumer’s Preference, Bearpath

Downloads

Published

2020-08-01

Issue

Section

Program Studi S1 Teknik Industri