Perancangan Perbaikan Sparepart Makikagi Pada Proses Penjahitan Jala Ikan Jenis Mt Di Departemen Netting Pt. Indoneptune Net Manufacturing Dengan Metode Reverse Engineering

Rico Dhimas Wibowo, Wiyono Wiyono, Widia Juliani

Abstract

Abstrak
Jenis jala ikan MT merupakan Produk jala ikan yang memiliki resiko kegagalan tertinggi dalam menghasilkan cacat. Jumlah cacat pada produksi jala ikan jenis MT memiliki nilai persentase 5,53%. Cacat surikire merupakan salah satu cacat yang dihasilkan saat produksi jala ikan yaitu luka pada permukaan benang pada jala ikan yang diproduksi pada proses perakitan jala menggunakan mesin netting yang memiliki persentase cacat sebesar 22 %. Diagram Fishbone merupakan metode untuk menentukan akar penyebab masalah dan melakukan penilaian menggunakan nilai prioritas perbaikan terhadap permasalahan cacat menggunakan analisis FMEA (Failure Mode and Effects Analysis). Tujuan penelitian adalah untuk melakukan analisis usulan perbaikan untuk penyebab masalah yang disebabkan oleh faktor machine yaitu kerusakan permukaan sparepart makikagi terhadap cacat surikire. Dari hasil penelitian menggunakan rancangan usulan perbaikan terhadap sparepart dengan metode Reverse Engineering dengan meningkatkan kekerasan sebesar 60 HRC, kekasaran di kelas N5 , dan ketebalan 928 µm. Menggunakan pelapisan permukaan Ceramic Coating menggunakan material Titanium Dioxide sesuai dengan target spesifikasi pada alternatif usulan perbaikan Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan kekuatan daya tahan sparepart agar menjadi lebih tahan lama untuk umur pemakaiannya dan tahan terhadap aus akibat gesekan dari benang saat proses pembuatan jala ikan di mesin netting. Hasil dari simulasi yang dilakukan dengan benang dengan pengujian selama 5 kali dengan waktu 5 menit menyatakan bahwa sparepart usulan lebih baik karena tidak mengalami putus dan rusak pada permukaan benang.
Kata Kunci : Surikire, Fishone, FMEA, Reverse Engineering

Abstract The type of MT fish net is a fish net product that has the highest risk of failure in producing defects. The number of defects in the production of MT type fish nets has a percentage value of 5.53%. Surikire defect is one of the defects produced during the production of fish nets, namely the wound on the surface of the thread on the fish net produced in the mesh assembly process using a netting machine which has a defect percentage of 22%. Fishbone diagram is a method for determining the root cause of the problem and conducting an assessment using the priority value of repairs to defect problems using FMEA (Failure Mode and Effects Analysis) analysis. The research objective was to analyze the proposed improvements to the causes of problems caused by machine factors, namely damage to the makikagi spare parts surface against surikire defects. From the results of the study using the proposed repair design for spare parts with the Reverse Engineering method by increasing the hardness of 60 HRC, roughness in class N5, and thickness of 928 µm. Using a surface coating of Ceramic Coating using Titanium Dioxide material according to the target specifications for the proposed alternative improvements. This aims to increase the strength of the spare parts to be more durable for their service life and resistant to wear due to friction from the threads during the fishing nets making process in the netting machine. The results of the simulation carried out on the yarn by testing for 5 times in 5 minutes state that the recommended spare parts are better because they do not experience breakage and damage on the surface of the yarn.
Keywords : Surikire, Fishone, FMEA, Reverse Engineering

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0