Perancangan Usulan Perbaikan Proses Assy Spot Welding Pada Produk Guide Comp Level K1aa Di Pt. Xyz Menggunakan Tahapan Dmai

Dhea Bestari Anugrah Putri, Marina Yustiana Lubis, Heriyono Lalu

Abstract

Abstrak
PT. Sinar Terang Logam Jaya merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang industri manufaktur yang memproduksi berbagai macam suku cadang (spare part) khusus untuk kendaraan sepeda motor. Salah satu produknya adalah Guide Comp Level K1AA. Untuk produk Guide Comp Level K1AA dalam proses produksi produk Guide Comp Level K1AA terdapat banyak menghasilkan defect. Penelitian ini berfokus pada proses assy spot welding yang memiliki jumlah defect tertinggi. Berdasarkan data historis perusahaan pada Januari 2019 – Desember 2019 terdapat rata-rata defect yang dihasilkan sebesar 5,08% yang menandakan bahwa proses produksi belum berjalan dengan optimal.
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas untuk proses produksi Guide Comp Level K1AA menggunakan metode Six Sigma dengan pendekatan DMAIC. Berdasarkan data historis perusahaan dapat diketahui bahwa level sigma berada pada rata-rata 3,8 sigma dan masih dibawah 6 sigma. Untuk tahap define, membahas tentang Critical To Quality (CTQ) produk dan proses, kemudian alur proses produksi. untuk tahap measure. Membahas tentang stabilitas proses (peta kendali-p) dan kapabilitas proses. Tahap analyze membahas tentang, analisis akar penyebab menggunakan fishbone diagram dan 5Why’s, serta melakukan prioritas perbaikan menggunakan FMEA. Untuk meminimasi defect, maka rancangan usulan perbaikan yang dilakukan adalah dengan memberikan alarm sistem kerja otomatis.
Kata Kunci: Guide Comp Level K1AA, Six Sigma, Cacat, DMAIC

Abstract
PT. Sinar Terang Logam Jaya is a company engaged in the manufacturing industry that manufactures various kinds of spare part specifically for motorcycle vehicles. One product is Guide Comp Level K1AA. For product Guide Comp Level K1AA in the process of producing Guide Comp Level K1AA there are many defcets. This research focuses on the spot welding process whic has the highest number of defect. Based on historical data of the company in Januari 2019 – December 2019, there was an average defect of 5.08%, indicating that the production process was not running optimally.
This research aims is to improve the quality of product Guide Comp Level K1AA using the Six Sigma method with the DMAIC approach. Based on the company’s historical data it can be seen that the six sigma level is at an average of 3.8 sigma and is still below 6 sigma. For the define phase discuss about, Critical To Quality (CTQ) product and process, then the production process flow. For the measuring phase discuss about, the process stabiliy (p-control chart) and process capability. For the analyze phase discuss about, root cause analysis using fishbone diagram and 5Why’s, as well as prioritizing improvement using FMEA. To minimize defects, the improvement is to provide an alarm working system automatic.
Keyword: Guide Comp Level K1AA, Six Sigma, Defect, DMAIC

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :-1