Perancangan Usulan Perbaikan Proses Bending Pembuatan Plate Pada Sparepart Adjuster Comp Chain Type K45 Di Pt. Xyz Berdasarkan Pendekatan Metode Dmai

Bella Hestina Putri, Marina Yustiana Lubis, Heriyono Lalu

Abstract

Abstrak


PT. XYZ adalah salah satu perusahaan manufaktur yang memproduksi pembuatan sparepart kendaraan motor salah satu sparepart yang diporroduksi adalah sparepart Adjuster Comp Chain Type K45. Proses yang menjadi fokus pada penelitian ini adalah tahapan proses bending pada pembuatan plate. Terdapat defect yang memiliki jumlah defective terbesar yaitu scratch dimana terdapat gores pada permukaan plat dan dented dimana terdapat penyok pada permukaan plat pada saat dilakukan proses bending yang diakibatkan karena plat bergeser pada dies. Sehingga bentuk dan ukuran plat tidak sesuai dengan dies. Oleh karena itu, diberikan perancangan usulan perbaikan untuk memperbaiki tahapan proses bending yang bermasalah dengan menggunakan metode DMAI (Define, Measure, Analyze, Improve).

DMAI adalah proses berulang yang memberikan struktur dan panduan untuk meningkatan proses di tempat kerja manapun. Pertama tahap define mengidentifikasi CTQ produk dan proses, data jumlah produksi dan jumlah defect, jenis defect, serta alur proses produksi. Kedua tahap measure membahas mengenai pengukuran stabilitas dan kapabilitas proses. Ketiga tahap analyze menganalisis akar masalah dengan diagram fishbone, 5 why’s dan menentukan prioritas perbaikan menggunakan FMEA. Keempat tahap improve merancang usulan perbaikan tahapan proses yang bermasalah dengan menggunakan 5W+1H.

Hasil dari rancangan usulan perbaikan adalah berupa alat bantu penopang dan display visual dengan menggunakan metode DMAI. Pemberian alat bantu penopang untuk meminimasi kesalahan plat bergeser dari dies alat bantu ini yang terdapat pada bagian sisi kanan dan kiri dies. Pembuatan display visual untuk meminimasi kesalah plat tidak sesuai dengan dies untuk mengingatkan operator berupa ketentuan peletakan plat pada dies.

Kata kunci : Adjuster, Bending, Six Sigma, DMAI, Cacat

Abstract
PT. XYZ is one of the manufacturing companies that produces the manufacture of motorcycle spare parts, one of the spare parts produced is the Adjuster Comp Chain Type K45 spare parts. The process that is the focus of this research is the bending process stages in plate making. There is a defect that has the largest defective number, namely scratch where there is a scratch on the surface of the plate and dented where there is a dent on the surface of the plate when the bending process is carried out due to the plate sliding on the dies. So that the shape and size of the plate does not match the dies. Therefore, given the design of improvement proposals to improve the stages of the bending process that are problematic by using the DMAI (Define, Measure, Analyze, Improve) method.
ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.7, No.2 Agustus 2020 | Page 6249

DMAI is an iterative process that provides structure and guidelines for improving processes in any workplace. First, the define stage identifies the CTQ of products and processes, data on the number of production and the number of defects, types of defects, and the flow of the production process. The two measure stages discuss the measurement of process stability and capability. The three Analyze stages analyze the root of the problem with a fishbone diagram, 5's why and determine the priority of repairs using FMEA. The four stages of improve design a problematic process stage improvement proposal using 5W + 1H.

The results of the proposed improvement design are in the form of supporting tools and visual displays using the DMAI method. Provision of support tools to minimize plate errors shifting from the dies of this tool which are located on the right and left sides of the dies. Making a visual display to minimize plate errors is not in accordance with dies to remind operators of the provisions of placing plates on dies.

Keywords: Adjuster, Bending, Six Sigma, DMAI, Defect

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :-1