Pengaruh Laju Udara Dan Variasi Lubang Terhadap Karakteristik Nyala Warna Api Pada Kompor Gasifikasi Biomassa

Ahmad Suzaqi, Suwandi Suwandi, Nurwulan Fitriyanti

Abstract

Abstrak
Ketergantungan masyarakat terhadap bahan bakar fosil membuat energi fosil semakin terbatas, contohnya dengan
penggunaan minyak tanah dan bahan bakar gas. Oleh karena itu diperlukan energi alternatif lain, salah satunya
dengan memanfaatkan energi alternatif yang berasal dari biomassa. Pada penelitian ini menggunakan kompor
gasifikasi tipe updraft dengan tinggi gasifier 40 cm dan diameter 10 cm. Penggunaan kompor gasifikasi tersebut
untuk melihat pengaruh variasi laju aliran udara (1 m/s, 2 m/s, 3 m/s, dan 4 m/s), dengan lima variasi lubang udara
pada gasifier yaitu 30 lubang udara, 50 lubang udara, 70 lubang udara, 90 lubang udara dan 110 lubang udara.
Pengujian kompor gasifikasi updraft dilakukan dengan metode Standar Nasional Indonesia (SNI) tungku biomassa
menggunakan bahan bakar pelet kayu mahoni dan tongkol jagung. Hasil pengujian dengan bahan bakar pelet kayu
mahoni diperoleh efisiensi termal tertinggi yaitu 20,33 % pada variasi 90 lubang udara dengan laju udara 4 m/s.
Sedangkan hasil pengujian menggunakan bahan bakar tongkol jagung diperoleh efisiensi termal tertinggi yaitu
19,32 % pada variasi 90 lubang udara dengan laju udara 4 m/s. Hasil pengujian menghasilkan nyala warna api
kuning kemerahan dengan persentase warna pada setiap percobaan masing-masing diatas 90 % warna merah.
Kata kunci : Biomassa, Kompor Gasifikasi Updraft, Standar Nasional Indonesia, Tongkol Jagung, Wood
Pellet.
Abstract
The dependency from society on fossil fuels makes fossil energy increasingly limited, for example by using
kerosene and gas fuels. Therefore, other alternative energy is needed, one of them is by utilizing alternative energy
from biomass. In this research, using updraft of type gasification stove with gasifier height 40 cm and diameter 10
cm. The use of the gasification stove is to see the effect of variations in air flow (1 m/s, 2 m/s, 3 m/s, and 4 m/s),
with five variations of air holes in the gasifier, namely 30 air holes, 50 air holes, 70 air holes, 90 air holes and 110
air holes. In addition, updraft gasification stoves were carried out using the Indonesian National Standard (SNI)
method for biomass stoves was carried out using mahogany wood pellets and corn cobs. The results with mahogany
wood pellets were obtained by thermal testing, namely 20.33% at a variation of 90 air holes with an air rate of 4
m/s. In the mean time, the test results using corn cobs fuel obtained thermally is 19.32% at a variation of 90 air
holes with an air rate of 4 m/s. The test results produced a reddish yellow flame with the percentage of colors in
each experiment above is 90% red.
Keywords: Biomass, Corncob, Indonesian Nasional Standart, Updraft Gasification Stove, Wood Pellet.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0