Antena Planar Ultra Wideband Berbentuk Patch Segienam Dengan Defected Ground Structure Untuk Deteksi Kanker Otak

Muhammad Iqbal Siregar, Levy Olivia Nur, Nachwan Mufti Adriansyah

Abstract

Kanker adalah kondisi di mana tumbuhnya tumor ganas yang cenderung tumbuh lebih
cepat dan menyebar ke bagian tubuh lain. Metode yang digunakan untuk mendeteksi kanker telah
tersedia pada saat ini, seperti sinar-X, mamografi, teknik MRI dan ultrasound. Namun, metode
tersebut memerlukan biaya yang cukup mahal. Antena planar dapat menjadi pilihan yang menarik
dan menjanjikan karena memiliki banyak kelebihan seperti biaya rendah dan lebih aman. Federal
Communications Commission (FCC) menetapkan frekuensi untuk kepentingan medical imaging
system yaitu Ultra Wideband (UWB) pada rentang 3,1 hingga 10,6 GHz. Oleh karena itu, diperlukan
antena yang dapat mendukung sistem UWB dalam aplikasi medical imaging.
Tugas Akhir ini melakukan perancangan dan realisasi antena planar UWB dengan Defected
Ground Structure (DGS) untuk mendeteksi kanker otak. Antena bekerja pada rentang frekuensi
4,45 - 10,6 GHz.
Tugas Akhir ini menghasilkan bandwidth sebesar 7,5 GHz, pola radiasi unidirectional,
return loss -24,41 dB dan VSWR 1,12 berdasarkan hasil simulasi, sedangkan hasil pengukuran
menghasilkan bandwidth 6,15 GHz, pola radiasi unidirectional, return loss -23,87 dB dan VSWR
1,13. Hasil simulasi antena yang dirancang dapat mendeteksi keberadaan kanker yang ditandai
dengan adanya perubahan nilai electric field dan nilai return loss pada pemodelan jaringan kepala
dengan kanker dan tanpa kanker.

Kata kunci : ultra wideband, antena planar, deteksi kanker otak.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0