Analisis Pengaruh Temperatur Terhadap Produksi Arus Listrik Pada Reaktor Mfc Dengan Substrat Limbah Pepaya

Dede Wega Ningsih, Ahmad Qurthobi, M. Ramdlan Kirom

Abstract

Abstrak
Microbial Fuel Cell (MFC) merupakan teknologi yang dapat mengubah energi kimia menjadi
energi listrik dengan bantuan mikroorganisme. Bakteri akan memproduksi elektron melalui substrat
yang nantinya akan di transfer ke anoda dan akan mengalir ke katoda . Limbah merupakan sisa dari
proses yang sudah tidak dapat digunakan lagi. Banyak limbah yang digunakan di dunia industri salah
satu nya yaitu limbah pepaya. Pada limbah pepaya terdapat beberapa bakteri yang bersifat patogen
maupun nonpatogen.Agar suhu chamber tetap konstan, maka diperlukan reaktor pemanas. Reaktor
adalah alat yang digunakan sebagai tempat terjadinya reaksi kimia maupun reaksi fisika. Sistem
pemanas menggunakan sebuah elemen pemanas dan arus yang dialirkan melalui sumber daya dan akan
di kontrol menggunakan saklar yang diaktifkan maupun dinonaktifkan melalui sumber arus.
Kata kunci : Microbial Fuel Cell, limbah, reaktor,
Abstract
Microbial Fuel Cell (MFC) is a technology that can convert chemical energy into electrical
energy with the help of microorganisms. The bacteria will produce electrons through the substrate which
will then be transferred to the anode and will flow to the cathode. Waste is the residue from the process
that can no longer be used. A lot of waste is used in the industrial world, one of them is papaya waste. In
papaya waste, there are several bacteria that are pathogenic and non-pathogenic. In order for the
chamber temperature to remain constant, a heating reactor is needed. A reactor is a device used as a
place for chemical and physical reactions to occur. The heating system uses a heating element and the
current flows through the power source and will be controlled using a switch that is activated or
deactivated via the current source.
Keywords : Microbial Fuel Cell, Waste, Reactor

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0