Bend Sensor Untuk Penerjemah Bahasa Isyarat Tangan

Andhika Pancaran Jaya Kusumah, Achmad Rizal, Dien Rahmawati

Abstract

Abstrak
Manusia selama hidupnya selalu berkomunikasi antara satu dengan lainnya. Umumnya
manusia berkomunikasi mengunakan lisan dan tulisan. Namun ada manusia yang memiliki
keterbatasan sehingga tidak bisa berkomunikasi menggunakan lisan. Untuk solusi masalah
tersebut sudah ada cara berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat menggunakan tangan.
Tetapi tidak semua mengerti bahasa isyarat tersebut. Untuk mencari solusi, digunakan bend
sensor untuk membuat alat yang dapat menerjemahkan bahasa isyarat tangan dan nantinya
akan dimodifikasi sehingga dapat mengukur pergerakan jari tangan.
Total huruf yang diujikan sebanyak 26 huruf dengan menggunakan Sistem Isyarat Bahasa
Indonesia (SIBI).
Melalui penelitian ini, penulis mendapatkan hasil akurasi paling tinggi 100% serta akurasi
paling rendah sebesar 50% pada pengujian berfokus masing-masing huruf. Selanjutnya
dengan pengujian semua huruf mendapatkan akurasi tertinggi sebesar 73% dan akurasi
paling rendah hanya 53%. Hal ini disebabkan oleh faktor pengguna saat melakukan bahasa
isyarat, dan nilai toleransi resistance pada bend sensor sebesar 30%. Sehingga nilai input yang
terbaca oleh sensor tidak sesuai dengan nilai input sensor yang sudah ditetapkan untuk
masing-masing huruf.
Kata kunci : komunikasi, bahasa isyarat, bend sensor, penerjemah.
Abstract
Humans throughout their life always communicate with one another. Generally, humans
communicate using spoken and written. However, there are humans who have limitations so
they cannot communicate using verbal. For a solution to this problem, there is already a way
to communicate using sign language by hand. But not all understand sign language. To find a
solution, bend sensors were used to make a tool that could translate hand sign language and
later modified so that it could measure the movement of the fingers.
The total number of letters tested was 26 letters using the Indonesian Signing System (SIBI).
Through this research, the authors get the highest accuracy of 100% and the lowest accuracy
of 50% on testing focusing on each letter. Furthermore, by testing all letters, the highest
accuracy is 73% and the lowest accuracy is only 53%. This is caused by the user factor when
doing sign language, and the tolerance value of the Bend sensor Resistance at 30%. So that the
input value read by the sensor does not match the sensor input value that has been set for each
letter.
Keywords: communication, sign language, sensor bend, translate.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0