2 Way Power Divider Dengan Metode Ebg Untuk Meningkatkan Bandwidth Frekuensi 2,8 Ghz Untuk Radar Asr

Fanno Rouli Panjaitan, Bambang Setia Nugroho, Yussi Perdana Saputera

Abstract

Abstrak
Power divider merupakan device yang memiliki fungsi sebagai penggabung dan pemisah
daya yang mengalir baik menuju maupun pergi meninggalkan signal generator. Dimana proses ini
akan mengubah pembagian sinyal masukan menjadi beberapa sinyal keluaran dengan fasa yang
sama. Prinsip utamanya adalah menyediakan isolasi tinggi antar output, dengan membatasi efek dari
refleksi sinyal, karena lossless reciprocal, three-port network tidak mempunyai port-port yang
secara simultan match. Dengan menggunakan metode EBG, diharapkan membuat bandwidth yang
lebar di atas 500 MHz dengan pengaruh kopling yang di timbulkan. Selain itu pula menambahkan
sebuah resistor untuk mengupayakan port output match dan secara penuh mengisolasi port 2 dari
port 3 pada frekuensi tengah.
Pada Tugas Akhir ini akan direalisasikan power divider 1:2 dengan metode EBG
menggunakan bahan PCB jenis Roger 5880 untuk aplikasi pada penelitian Air Surveillance Radar.
Proses perancangan power divider ini dimulai dengan membuat perhitungan terhadap penentuan
spesifikasi, perancangan menggunakan software CST dan membuat simulasi serta merealisasikan
power divider tersebut. Setelah perancangan, realisasi dan pengukuran, diperoleh parameter –
parameter yang dibutuhkan dalam tugas akhir ini, seperti bandwidth > 500 MHz, return loss > -10
dB, impedansi 50Ω dan insertion loss ± 3 dB.
Dengan menggunakan power dividerini bandwidth yang dihasilkan lebih dari 500 MHz yang
akan di pasang pada bagian transmitter dan receiver. Posisi penempatan di harapkan di pasang
dengan directional coupler sesudah LNA dan sebelum amplifier.
.
Kata Kunci : Power divider, EBG, Air Survaillance Radar.
Abstract
Power divider is a device as a volt connector and separator, the volt flows to signal
generators and vice versa. This process will change the input signal to the output with the same
phase. Its core principle is providing the high isolation between outputs by limiting the effect of
signal reflection because of lossless reciprocal, and three-port networks don’t have ports match at
the same time. The purpose of using the EBG method is to create a wide bandwidth with its width
more than 500MHz when the coupling effect appears. Then, adding another resistor to work on the
port output match and the port 2 and port 3 will be fully-isolated in the mid-frequency.
This thesis will objectify the power divider 1:2 with EBG method using Roger PCB material
series 5880 to apply the Air Surveillance Radar research. Steps to process the power divider are
calculating its specification using the CST software, then creating the simulation and objectifying
the power divider itself.
After simulating, objectifying and estimating the power divider, required parameters will be issued,
such as bandwidth > 500 MHz, return loss > -10 dB, 50Ω impedance and insertion loss ± 3 dB.
By using this power divider, the output is the bandwidth more than 500 MHz which will be settled
on the transmitter and receiver. The placement position is needed to be settled with a directional
coupler after the LNA and right before the amplifier.
Keywords: Power divider, EBG, Air Survaillance Radar.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0