Simulasi Antena Fraktal Koch Keping Salju Pita Ultra Lebar 2,45 Ghz Untuk Synthetic Aperture Radar

Bintan Agung Dwilaksono, Heroe Wijanto, Edwar Edwar

Abstract

Abstrak
Synthetic Aperture Radar merupakan salah satu jenis radar untuk pengambilan citra digital dua dimensi maupun
tiga dimensi. SAR menggunakan antena yang dipasang pada suatu objek bergerak di ketinggian tertentu untuk
mengamati suatu wilayah. Antena memancarkan gelombang elektromagnetik sinusoidal secara terus menerus
dengan berbentuk pulsa yang dipantulkan oleh permukaan objek lalu diterima dan diolah menjadi citra. Teknologi
SAR ini diharapkan untuk menghasilkan citra yang memiliki resolusi yang tinggi. Untuk itu dibutuhkan antena
uniplanar dengan reflektor yang memiliki lebar pita frekuensi yang sangat lebar (ultra wideband) dengan
polaradiasi unidireksional. Dalam tugas akhir ini dirancang dan dianalisis antena yang bekerja di frekuensi 2450
MHz menggunakan metode fraktal koch snowflake, agar mendapatkan dimensi antena yang lebih kecil dan lebar
pita ultra lebih dari 500 MHz atau 20% dari frekuensi kerja antena. Perancangan dan simulasi dibantu dengan
perangkat lunak untuk mendapatkan performa antena paling optimal. Antena menggunakan bahan substrat Rogers
RT5880 serta tembaga untuk patch dan groundplane. Berdasarkan analisis hasil rancangan diperoleh antena
dengan karakteristik bandwidth dengan batas atas dan bawah di VSWR maksimum 1,5 dengan nilai return loss -
14 dB sebesar 600,9 MHz. Antena memiliki pola radiasi unidireksional dengan gain sebesar 7,8 dB, polarisasi
sirkular dengan arah Right Hand Circular Polarization (RHCP) yang diukur pada arah fasa 90°, dan frekuensi
resonansi pada 2450 MHz memiliki VSWR 1,007 dengan nilai return loss -50,76 dB. Dengan demikian, dapat
disimpulkan bahwa antena yang dirancang telah memenuhi spesifikasi untuk bekerja sebagai antena SAR.
Kata Kunci: Synthethic Aperture Radar, SAR, ultra wideband, fraktal koch snowflake.
Abstract
Synthetic Aperture Radar is one type of radar for capturing two-dimensional and three-dimensional
digital imagery. SAR uses an antenna mounted on a moving object at a certain height to observe a region.
The antenna emits sinusoidal electromagnetic waves continuously in the form of pulses reflected by the
surface of the object and then received and processed into imagery. This SAR technology is expected to
produce high resolution images. For that, a uniplanar antenna with a reflector that has a very wide
frequency band (ultra wideband) with unidirectional polarization is needed. In this undergraduated
thesys, antennas working at a frequency of 2450 MHz are designed and analyzed using the fractal koch
snowflake method, in order to obtain smaller antenna dimensions and bandwidth of ultra wideband more
than 500 MHz or 20% of the antenna working frequency. Design and simulation are assisted by software
to obtain the optimal antenna performance. The antenna uses Rogers RT5880 substrate material as well
as copper for patches and groundplanes. Based on the analysis of the design results, it is obtained an
antenna characteristics such as, bandwidth with an upper and lower limit at a maximum VSWR of 1,5
with a return loss value of -14 dB is 600,9 MHz. The antenna has a unidirectional radiation pattern with
a gain of 7,8 dB, circular polarization in the direction of Right Hand Circular Polarization (RHCP) which
is measured in the 90° phase direction, and the resonant frequency at 2450 MHz has a VSWR of 1,007
with a return loss value of -50,76 dB. Thus, it can be concluded that the designed antenna has met the
specifications to work as a SAR antenna.
Keywords: Synthethic Aperture Radar, SAR, ultra wideband, fraktal koch snowflake.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0