Pengaruh Suhu Sintesis Terhadap Nilai Kalor Briket Ampas Kopi

Unggul Raya Pratama, Suwandi Suwandi, Ahmad Qurthobi

Abstract

Abstrak
Penggunaan dan permintaan yang terus meningkat terhadap bahan bakar fosil menjadi permasalahan
yang serius dalam kehidupan masyarakat. Perkembangan industri serta bertambahnya jumlah penduduk
merupakan penyebab utama terjadinya kelangkaan bahan bakar fosil. Bahan bakar alternatif menjadi
solusi untuk menangani kelangkaan bahan bakar fosil, salah satu bahan bakar alternatif terbarukan adalah
briket ampas kopi. Ampas kopi yang digunakan berjenis kopi blend dengan komposisi 40% robusta dan
60% arabika yang berasal dari kafe EXCELSO. Pembuatan briket ampas kopi menggunakan variasi
ampas kopi tanpa suhu sintesis serta ampas kopi dengan suhu sintesis pada suhu 1000C, 1500C, 2000C dan
2500C. Kemudian dipadatkan menjadi sampel briket yang bermassa 5 gram menggunakan tekanan
hidrolik. Bertujuan untuk mengetahui nilai kalor dan waktu pembakaran yang dimiliki ampas kopi, alat
yang digunakan adalah kalorimeter bom dan kompor gasifikasi. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat
diketahui bahwa briket yang menggunakan bahan baku ampas kopi diperoleh perlakuan terbaik pada suhu
sintesis 2500C menghasilkan nilai kalor sebesar 6603 kal/g pada pengujian kalorimeter bom. Sedangkan
dari kelima jenis kondisi bahan baku briket ampas kopi pada pengujian kompor gasifikasi, hasil terbaik
diperoleh pada perlakuan suhu sintesis 2500C menghasilkan nilai kalor sebesar 2683 kal/g.
Kata Kunci: Briket, Ampas Kopi, Suhu, Kalor.
Abstract
The increasing use and demand for fossil fuels is a serious problem in people's lives. Industrial
development and increasing population are the main causes of the scarcity of fossil fuels. Alternative fuels are
the solution to deal with scarcity of fossil fuels, one of the renewable alternative fuels is coffee grounds
briquettes. The coffee grounds used are blend coffee types with a composition of 40% robusta and 60% arabica
originating from EXCELSO cafe. The making of coffee grounds using variations of coffee grounds without a
syntesis temperature and coffee grounds with a syntesis temperature of 1000C, 1500C, 2000C and 2500C. Then
compacted into a briquette sample with a mass of 5 grams using hydraulic pressure. Aiming to find out the
calorific value and the burning time of coffee grounds, the tools used are bomb calorimeters and gasification
stoves. Based on the result of this study, it can be seen that briquettes using coffee grounds as raw material
obtained the best treatment at a synthesis temperature of 2500C resulting in a heating value of 6603 cal/g in the
bom calorimeter test. Meanwhile, of the five types of raw material conditions for coffe grounds briquettes in the
gasification stove test, the best results were obtained at the treatment at syntesis temperature of 2500C resulting
in a heating value of 2683 cal/g.
Keywords: Briquettes, Coffee Grounds, Temperature, Heat.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0