Pengolahan Oli Bekas Menjadi Bahan Bakar Diesel Dengan Metode Pemurnian Menggunakan Asam Klorida Dan Natrium Hidroksida

Izzat Muzhaffar, Suwandi Suwandi, Nurwulan F

Abstract

Abstrak
Tiap tahun jumlah kendaraan bermotor bertambah yang diikuti dengan bertambahnya penggunaan oli pada
kendaraan bermotor. Mengakibatkan bertambahnya juga oli bekas pakai. Oli bekas berbahaya bagi makhluk hidup
dan lingkungan. Karena itu perlu dilakukan upaya mengurangi limbah, salah satunya adalah dengan daur ulang
karena oli bekas memiliki kandungan base oil. Daur dilakukan untuk memisahkan base oil dan residu baik secara
fisika maupun kimia. Penelitian menggunakan dengan proses pengendapan dengan tanah liat, penyaringan dengan
zeolit, treatment kimia asam klorida dan natrium hidroksida dengan variasi 2%, 3%, dan 5%, lalu destilasi pada
suhu didih oli di suhu ≥250
oC. Tiga spesifikasi minyak daur ulang yang diuji meliputi specific gravity, kinematic
viscosity, dan kalor. Nilai specific gravity terbaik terdapat pada variasi 2% HCl dan NaOH, nilai kinematic
viscosity terbaik terdapat pada variasi 5% HCl dan NaOH, dan nilai kalor terbaik pada variasi 5% HCl dan NaOH.
Kata kunci : daur ulang, base oil, treatment, asam klorida, natrium hidroksida.
Abstract
Each year the number of motorized vehicles increases which is followed by an increase in the use of oil in
motorized vehicles. Resulted in also increased used oil. Used oil is harmful to living things and the environment.
Because it is necessary to reduce waste, one of which is by recycling because used oil contains base oil. The cycle
is carried out to separate the base oil and its residue physically and chemically. The research used a clay deposition
process, zeolite filtering, chemical treatment of hydrochloric acid and sodium hydroxide with variations of 2%,
3%, and 5%, then distillation at boiling oil temperatures at ≥250oC. The three recycled oil specifications tested
include specific gravity, kinematic viscosity, and heat. The best specific gravity value is in the variation of 2%
HCl and NaOH, the best kinematic viscosity value is in the variation of 5% HCl and NaOH, and the best calorific
value is at the variation of 5% HCl and NaOH.
Keywords: recycling, base oil, treatment, hydrochloric acid, sodium hydroxide.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0