Usulan Interval Inspeksi Dan Estimasi Umur Sisa Pada Reactor Urea U-dc-101 Pada Pt.xyz Dengan Menggunakan Metode Risk Based Inspection (rbi)

Rifqi Rheza Prathama, Fransiskus Tatas Dwi Atmaji, Aji Pamoso

Abstract

Abstrak
PT.XYZ adalah perusahaan yang bergerak dibidang industri pupuk berskala nasional. Reactor urea merupakan tempat bereaksi
bahan-bahan kimia sebelum menjadi pupuk urea yang siap didistribusikan kepada konsumen. Reactor memiliki desain yang
beraneka ragam berdasarkan fungsinya. Pada sistem reactor, terdapat 11 subsistem sieve tray, mixing chamber, grounding cable,
special valve, noozle, inlet&outlet pipe, vessel support, manhole, lining, pressure gauge, leak detection system. Risk Based
Inspection (RBI) adalah sebuah metode yang menggunakan risiko dari suatu alat untuk merencakan inspeksi. Metode RBI yang
digunakan adalah RBI semi kuantitatif yaitu yang menggabungkan antara metode RBI Kualitatif dan RBI Kuantitatif. Tujuan
pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui interval inspeksi, estimasi umur sisa, dan kebijakan perawatan yang sesuai untuk
reactor. Dengan menggunakan Multi Attribute Value maka didapatkan pemodelan dari portofolio decision dan decision tree pada
reactor urea yang berfungsi untuk mengambil keputusan yang optimal. Pada hasil penelitian ini dapat diketahui terdapat dua
subsistem kritis yang masuk dalam kategori mid-high dan high yaitu lining dan special valve. Lining menjadi fokus dalam
penelitian ini dikarenakan mempunyai data ketebalan yang berkurang setiap tahunya akibat korosi dan umur sisa terendah lining
reactor urea pada segment 1 yaitu 2,3 tahun dan berdasarkan portfolion decision opsi perbaikan jika lining mendekati umur sianya
yaitu relining. Dengan dilakukannya perhitungan RBI semi-kuantitatif didapatkan tingkat risiko pada reactor yaitu medium dan
usulan interval inspeksi pada reactor adalah 2 tahun.
Kata kunci: Risk Based Inspection, Multi Attribute Value, Reactor Urea, Remaining Life, Decision Tree, Risk Matrix
Abstract
PT.XYZ is a company engaged in the fertilizer industry on a national scale. The urea reactor is a place where chemicals react before
they become urea fertilizer which is ready to be distributed to consumers. Reactor varies in design based on function. In the reactor
system, there are 11 subsystem sieve trays, mixing chamber, grounding cable, special valve, nozzle, inlet & outlet pipe, vessel support,
manhole, lining, pressure gauge, leak detection system. Risk Based Inspection (RBI) is a method that uses the risk of a tool to plan
inspections. The RBI method used is semi-quantitative RBI, which combines the Qualitative RBI and Quantitative RBI methods. The
purpose of this study is to determine the inspection interval, the estimated remaining life, and the appropriate maintenance policy for
the reactor. By using the Multi Attribute Value, modeling of the decision and decision tree portfolios in the urea reactor is obtained
which functions to make optimal decisions. From the results of this study, it can be seen that there are two critical subsystems that fall
into the mid-high and high categories, namely lining and special valve. Lining is the focus of this research because it has thickness
data that decreases every year due to corrosion and the lowest remaining life of the urea reactor lining in segment 1, namely 2.3 and
based on the portfolio decision, the repair option if the lining is close to its lifespan is relining. By doing semi-quantitative RBI
calculations, the level of risk in the reactor is obtained, namely the medium and the proposed inspection interval for the reactor is 2
year.
Keywords: Risk Based Inspection, Multi Attribute Value, Reactor Urea, Remaining Life, Decision Tree, Risk Matrix

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0