Frameless Aloha Untuk Komunikasi Cahaya Tampak Dalam Ruangan

Authors

  • Muhammad Imansyah Basudewa Telkom University
  • Arfianto Fahmi Telkom University
  • Brian Pamukti Telkom University

Abstract

trak Seiring perkembangan teknologi, kebutuhan manusia akan kecepatan akses informasi semakin meningkat Visible Light Communication (VLC) memanfaatkan cahaya sebagai sinyal pembawa informasi sehingga mampu mentransmisikan informasi dengan cepat. VLC dapat diimplementasikan untuk mendukung teknologi 5G seperti massive Machine Type Communication atau Internet of Things. Pada teknologi 5G terdapat istilah massive connectivity yang merupakan salah satu ciri dari teknologi yang dapat mengakomodasi jumlah user yang sangat banyak. Pengiriman oleh user yang bersamaan dan simultan dapat menyebabkan paket yang dikirimkan akan mengalami tabrakan sehingga mengakibatkan traffic data menjadi tinggi. Metode teknik akses jamak baik di physical layer maupun network layer diperlukan untuk mengatur transmisi komunikasi saat pengguna menggunakan akses poin (AP) yang sama. ALOHA adalah skema akses jamak berupa random access yang memungkinkan user mengirim data tanpa menunggu feedback dari receiver. Tugas Akhir ini memuat penelitian mengenai teknik akses jamak random access pada sistem komunikasi VLC menggunakan metode Frameless ALOHA. Pengujian yang dilakukan pada penelitian ini memiliki fokus pada nilai throughput dan packet loss rate (PLR) yang dihasilkan. Pengujian dilakukan pada ruangan tertutup dengan model kanal Line of Sight (LOS) dengan ukuran ruangan 6 x 6 x 3 meter. Terdapat 6 hingga 18 User yang disimulasikan dengan posisi acak. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan hasil bahwa Frameless ALOHA memiliki kemampuan untuk menambah panjang framelength sehingga menambah probabilitas sukses paket yang dikirim sehingga dapat meningkatkan throughput serta menurunkan PLR. Kata Kunci : VLC, Random Access, Frameless ALOHA, Throughput, PLR

Downloads

Published

2021-10-01

Issue

Section

Program Studi S1 Teknik Telekomunikasi