Penentuan Komposisi Plesteran Melalui Pengukuran Tegangan Induksi Medan Magnet

Rosalinda Natalia Simanjuntak, Dudi Darmawan, Abrar Ismardi

Abstract

Plesteran merupakan lapisan penutup dinding yang terbentuk dari campuran semen, pasir dan air. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dari variasi komposisi bahan plesteran terhadap nilai tegangan menggunakan metoda induksi medan magnet. Dari pengukuran karakterisasi koil tanpa objek diperoleh frekuensi kerja yang optimal di 250 kHz, 20 Vpp dengan tegangan 14,279 Volt, pada pasangan koil 300 lilitan yang jarak antar koilnya 0,5cm. Frekuensi kerja digunakan untuk pengukuran karakterisasi koil di tiga keadaan variabel bebas komposisi plesteran. Peningkatan massa pasir menyebabkan penurunan terhadap nilai tegangan, nilai yang terukur dari 14,167 Volt menurun hingga 14,029 Volt dengan hasil regresi liniernya y = -0,0032x + 14,252 dan R2 = 0.9826. Pertambahan massa semen menunjukkan kenaikan pada nilai tegangan, nilai yang terukur dari 14,256 Volt menaik hingga 14,358 Volt dengan hasil regresi liniernya y = 0,0022x + 14,203 dan R2 = 0,9955. Pertambahan kuantitas air menyebabkan penurunan terhadap nilai tegangan, pada massa 35 gram nilai yang terukur dari 14,887 Volt menurun hingga 14,589 Volt dengan hasil regresi liniernya y = -0,0137x + 15,128 dan R2 = 0,9288, sedangkan pada massa 25 gram, nilai yang terukur 14,373 Volt menurun hingga 14,212 Volt dengan hasil regresi liniernya y = -0,0086x + 14,776 dan R2 = 0,9504. Kata kunci : Plesteran, Metoda Induksi Medan Magnet, Karakterisasi Koil, Frekuensi Kerja

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0