Perancangan Perbaikan Komunikasi Pemasaran Tuan Tanoe Menggunakan Metode Benchmarking Dengan Analytical Hierarchy Process

Afif Husaini, Budhi Irawan, Casi Setianingsih

Abstract

Pada musim kemarau, beberapa wilayah Indonesia mengalami peningkatan suhu yang membuat orang merasa tidak nyaman pada saat berada di luar ruangan, terlebih jika di dalam suatu ruangan tidak ada alat untuk pengkondisian suhu, maka suhu di dalam ruangan tersebut akan membuat orang di dalamnya tidak nyaman. Pada umumnya masyarakat akan menggunakan air conditioner (AC) untuk membuat suhu udara di suatu ruangan menjadi sejuk. Namun, dengan penggunaan daya yang konstan, AC dapat menyebabkan borosnya penggunaan energi. Oleh karena itu, diperlukan sistem yang dapat mengatur suhu yang dikeluarkan oleh AC sentral berdasarkan suhu dalam ruangan, suhu luar ruangan, luas ruangan, dan jumlah manusia. Pada sistem ini ada dua buah sensor suhu DHT22 yang digunakan untuk mengukur suhu dalam dan luar ruangan, website untuk memasukkan nilai luas ruangan dan menampilkan informasi suhu luar ruangan, suhu dalam ruangan, luas ruangan, jumlah manusia, respon waktu deteksi, dan respon waktu fuzzy, dan webcam untuk mendeteksi jumlah manusia pada ruangan tersebut. Pada sistem ini dua buah sensor DHT22 mempunyai akurasi sebesar 98.63% dan 98.74%. Sistem ini akan menggunakan Raspberry Pi untuk memproses keempat variabel tersebut yang dimana hasil keluarannya berupa suhu yang direkomendasikan dengan menggunakan algoritma fuzzy menggunakan metode Mamdani.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0