Pemanfaatan Turbin Angin Vertikal Pada Sepeda Motor Sebagai Pengisi Daya Portable

Authors

DOI:

https://doi.org/10.34818/eoe.v9i2.17706

Abstract

Abstrak Energi angin merupakan salah satu pemanfaatan energi terbarukan yang mempunyai potensi besar untuk dimanfaatkan. Di Indonesia potensi yang besar tapi kurang untuk dimanfaatkan. Pemanfaatkan energi angin berskala kecil dapat dirancang pembangkit listrik mini tenaga angin pada sepeda motor dengan menggunakan turbin sumbu vertikal sebagai media perubah energi angin menjadi energi gerak, dimana pergerakkan putaran turbin diteruskan ke generator DC(Direct Current), generator inilah yang menghasilkan energi listrik. Untuk mengetahui berapa besar energi listrik yang dapat dihasilkan maka akan diuji pada jalanan yang lurus tanpa kelokan dengan kecepatan antara 20 km/jam, 40 km/jam, 60 km/jam pada perbedaan waktu 8 pagi, 11 siang, dan 7 malam. Dalam penelitian ini dapat menghasilkan nilai terendah pada pengujian pagi hari dengan kecepatan sepeda motor 20 km/jam dengan nilai tegangan generator 2.25V, arus generator 0A, kecepatan angin 3.67 m/s, putaran turbin 335 RPM . Sedangkan untuk nilai terbesar yang dapat dihasilkan yaitu pada pengujian malam hari dikecepatan sepeda motor 60 km/jam dengan nilai tegangan generator 3.36V, arus generator 0.056A, kecepatan angin 12.06 m/s, putaran turbin 850 RPM. Kata kunci: Turbin, generator dc, penyimpan daya portable, sepeda motor. Abstract Wind energy is one of the uses of renewable energy that has great potential to be utilized. In Indonesia, the potential is great but it is underutilized. Utilizing small-scale wind energy, mini wind power plants can be designed on motorcycles by using a vertical axis turbine as a medium for converting wind energy into motion energy, where the rotation of the turbine is forwarded to a DC (Direct Current) generator, this generator produces electrical energy. To find out how much electrical energy can be generated, it will be tested on a straight road without curves with speeds between 20 km/H, 40 km/H, 60 km/H at different times of 8 am, 11 pm, and 7 pm. In this study, it can produce the lowest value in the morning test with a motorcycle speed of 20 km/H with a generator voltage of 2.25V, generator current 0A, wind speed 3.67 m/s, turbine rotation 335 RPM. Meanwhile, the largest value that can be produced is at night testing with a motorcycle speed of 60 km/H with a generator voltage of 3.36V, generator current of 0.056A, wind speed of 12.06 m/s, turbine rotation of 850 RPM. Keywords: Turbine, dc generator, portable power storage, motorcycle

References

[1] BPS, “Output Tabel Dinamis 2013,” p. 2018, 2013.

[2] Momon Arifudhin, “Model Kincir Angin Poros Vertikal Dengan Empat Sudu Datar Empat Ruang Yang Dapat Membentang Dan Mengatup Secara Otomatis,” Univ. Sanata Dharma Yogyakarta, vol. 53, no. 9, pp. 1689–1699, 2010.

[3] Y. I. Nakhoda and C. Saleh, “Rancang Bangun Kincir Angin Pembangkit Tenaga Listrik Sumbu Vertikal Savonius Portabel Menggunakan Generator Magnet

Permanen,” J. Inov., vol. 5, pp. 19–24, 2015.

[4] I. Sahidin, “Perancangan Mini Pembangkit Listrik Tenaga Angin Pada Sepeda Motor,” Peranc. mini pembangkit List., vol. 1, no. 1, p. 43, 2018, doi: 10.1017/CBO9781107415324.004.

[5] F. Anggraini, “Pemanfaatan Energi Angin pada Sepeda Motor Bergerak Untuk

Menyalakan Lampu,” J. Chem. Inf. Model., vol. 53, no. 9, pp. 1689–1699, 2018, doi: 10.1017/CBO9781107415324.004.

[6] L. Nanjing extension of Microelectronics Co., “Tp5100.”

[7] S. Energy and D. Corporation, “DSBG US18650VTC4 Tentative Technical Information,” pp. 1–5.

Downloads

Published

2022-04-01

Issue

Pages

119-124

Section

Program Studi S1 Teknik Elektro