Sistem Semi Kontinu Tubular Microbial Fuel Cell

Authors

DOI:

https://doi.org/10.34818/eoe.v9i3.17979

Abstract

Abstrak

Semakin bertambahnya waktu kebutuhan energi listrik akan terus meningkat. Saat ini energi listrik masih banyak menggunakan bahan bakar fosil sebagai sumber utamanya, yang mana ketersediaan bahan bakar fosil akan habis jika dipakai terus menerus. Sehingga diperlukan alternatif yang dapat menggantikan bahan bakar fosil sebagai sumber utama penghasil energi listrik. Dengan memanfaatkan bakteri dalam proses oksidasi zat organik dan anorganik Microbial Fuel Cell dapat menjadi alternatif penghasil listrik terbarukan. Dalam penelitian ini digunakan MFC berjenis tubular sebagai sistem utama. Penelitian dilakukan secara semi-kontinu dengan tujuan untuk melakukan optimasi sistem dengan kondisi substrat bersifat dinamis, yaitu substrat bergerak menuju sistem dan keluar sistem. Percobaan dilakukan dengan menggunakan variasi komposisi substrat terhadap variasi laju aliran. Dari penelitian yang dilakukan selama 12 hari didapatkan produksi daya listrik ratarata terbaik sebesar 0,63 mW dengan menggunakan perbandingan komposisi substrat 14:1 L, jika dibandingkan dengan menggunakan perbandingan komposisi substrat 10:5 L dan perbandingan komposisi substrat 12:3 L yang hanya mampu menghasilkan daya rata-rata sebesar 0,33 mW dan 0,34 mW.

Kata Kunci: Daya, laju aliran, tubular Microbial Fuel Cell.

References

[1] F. Sulaiman, “Identifikasi Potensi, Dampak dan Pengendalian Lingkungan dalam Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir,” Dedikasi, vol. 2, no. 3, pp. 27–54, 2011.

[2] Y. P. Pamungkas et al., “Sistem Semi Kontinyu Microbial Fuel Cell Microbial Fuel Cell Semi Continouos System,” vol. 7, no. 1, pp. 1375–1381, 2020.

[3] A. Taslim, M. R. Kirom, and R. A. Salam, “RANCANG BANGUN TUBULAR MICROBIAL FUEL CELL DENGAN JEMBATAN GARAM BERBAHAN SEMEN ( DESIGN OF MICROBIAL FUEL CELL TUBULAR WITH A CEMEN SALT BRIDGE ).”

[4] Y. Pan, T. Zhu, and Z. He, “Energy advantage of anode electrode rotation over anolyte recirculation for operating a tubular microbial fuel cell,” Electrochem. commun., vol. 106, no. July, p. 106529, 2019, doi: 10.1016/j.elecom.2019.106529.

[5] P. Octavia et al., “Pengaruh Elektroda Pada Kinerja Microbial Fuel Cell Dengan Menggunakan Lumpur Bakau Sebagai Substrat the Impact of Electrodes on Microbial Fuel Cell Performance on the Resulted Electric Power Density Using Mangrove Mud As Substrate,” vol. 5, no. 2, pp. 2350–2357, 2018.

[6] M. Nur, A. Fadhilah, A. Suseno, and H. Sutanto, “Mobilitas Ion-Ion Ar+, OH-, CO2-, O2-, dan Laju Aliran Angin Ion Dalam Plasma Korona Pada Tekanan Atmosfer,” J. Mat Stat, vol. 12, no. 2, pp. 165–175, 2012.

Downloads

Published

2022-06-01

Issue

Pages

898-905

Section

Program Studi S1 Teknik Fisika