PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PERPUSTAKAAN KOMUNITAS PUTAKA 1000 LENTERA DENGAN MODEL WATERFALL

Authors

DOI:

https://doi.org/10.34818/eoe.v9i3.18119

Abstract

Abstrak Pustaka 1000 Lentera merupakan komunitas literasi yang menyediakan layanan perpustakaan berbasis daring, seperti peminjaman, perpanjangan peminjaman, pengembalian, dan donasi buku melalui sosial media Instagram. Saat ini, komunitas mengalami kesulitan dalam mengelola data koleksi buku serta layanannya. Didasarkan pada permasalahan tersebut, Tugas Akhir ini disusun dengan tujuan untuk merancang Sistem Informasi Manajemen (SIM) yang dapat membantu memudahkan Pustaka 1000 Lentera dalam pengelolaan data serta layanannya. Perancangan SIM dilakukan menggunakan model Waterfall. Selain itu, dilakukan juga perancangan proses bisnis baru yaitu layanan Titip Katalog. SIM dibuat dalam bentuk website yang dapat digunakan oleh Admin dan Member perpustakaan. Pengujian sistem dilakukan dengan blackbox testing dan User Acceptance Testing untuk menguji fungsionalitas sistem dan kesesuaian sistem dengan kebutuhan stakeholder. Hasil dari Tugas Akhir ini berupa sistem yang dapat membantu mengelola data koleksi katalog buku dan layanan dari Pustaka 1000 Lentera. Berdasarkan hasil pengujian sistem yang dilakukan didapatkan bahwa sistem sudah dapat berjalan sesuai fungsi dan memenuhi kebutuhan yang diharapkan oleh stakeholder. Kesimpulan dari Tugas Akhir ini dihasilkan sistem pada komunitas Pustaka 1000 Lentera yang dapat memudahkan Pustaka 1000 Lentera dalam mengelola data koleksi buku dan layanan yang disediakannya. Sistem ini diharapkan dapat terus dikembangkan, terutama dari segi fitur dan visualnya. Kata Kunci: Layanan Perpustakaan, Model Waterfall, Sistem Informasi Manajemen

References

[1] A. Schleicher. “PISA 2018 Insights and Interpretations.” Internet: https://www.oecd.org/pisa, Dec. 03, 2018 [Feb. 09, 2022].

[2] Indriani. “Perpusnas: Minat Baca Tinggi, Hanya Kekurangan Bahan Bacaan.,” Internet: https://www.antaranews.com, Apr. 23, 2021 [Feb. 09, 2022].

[3] Puslitjakdikbud. “Indeks Aktivitas Literasi Membaca 34 Provinsi.,” Internet: http://repositori.kemdikbud.go.id, Apr. 23, 2019 [Feb. 09, 2022].

[4] Hariyanto, S. “Sistem Informasi Manajemen,” in Publiciana Vol. 9, No.1,2016, pp. 80-85.

[5] Nugroho, E. Sistem Informasi Manajemen Konsep, Aplikasi, dan Pengembangannya. Yogyakarta: Andi. 2008, pp. 50.

[6] Roth, R. M., Dennis, A., & Wixom, B. H. Systems Analysis and Design Fifth Edition. Singapore: John Wiley & Sons. 2013, pp. 11.

[7] Roth, R. M., Dennis, A., & Wixom, B. H. Systems Analysis and Design Fifth Edition. Singapore: John Wiley & Sons. 2013, pp. 51.

[8] Bartjya, S., Sharma, A., & Rani, U. “A Detailed Study of Software Development Life Cycle (SDLC) Models.” in International Journal Of Engineering And Computer Science, 2017, pp. 22098.

[9] Roth, R. M., Dennis, A., & Wixom, B. H. Systems Analysis and Design Fifth Edition. Singapore: John Wiley & Sons. 2013, pp. 57.

[10] Kendall, K. E. & Kendal, J. E. Systems Analysis and Design Ninth Edition. England: Pearson Education Limited. 2014, pp. 50.

[11] Roth, R. M., Dennis, A., & Wixom, B. H. Systems Analysis and Design Fifth Edition. Singapore: John Wiley & Sons. 2013, pp. 224-225.

[12] Roth, R. M., Dennis, A., & Wixom, B. H. Systems Analysis and Design Fifth Edition. Singapore: John Wiley & Sons. 2013, pp. 59.

[13] Daellenbach, H. G. Management Science Decision Making Through System Thinking. New York: Palgrave Macmillan. 2014, pp. 56-57.

Downloads

Published

2022-06-01

Issue

Pages

1597-1609

Section

Program Studi S1 Teknik Industri