Perancangan Bisnis Dan Kelayakan Pada Toko The Curecupcake Di Kota Palembang
DOI:
https://doi.org/10.34818/eoe.v9i4.18260Abstract
Abstrak—The Curecupcake adalah toko kue yang berdiri sejak tahun 2021 yang berlokasi di Kota Palembang. The Curecupcake merupakan usaha yang masih dalam tahap awal perintisan di Kota Palembang sehingga memiliki kendala seperti kekurangan tenaga kerja, kekurangan jumlah mesin produksi serta beberapa material bahan baku yang tidak tersedia sehingga tidak terpenuhinya permintaan yang berdampak pada pendapatan The Curecupcake. Berdasarkan kondisi yang ada, dibutuhkan perhitungan tingkat lanjut berupa perancangan bisnis dan kelayakan untuk mengetahui prospek masa depan bisnis The Curecupcake yang masih di tahap awal perintisan usaha. Penelitian ini mengumpulkan data pasar dengan menyebarkan kuesioner kepada 100 responden dengan jenis kelamin perempuan dalam rentang usia 15 – 54 tahun di Kota Palembang sehingga dapat diperoleh besarnya pasar potensial, pasar tersedia dan pasar sasaran. Berdasarkan hasil kuesioner yang telah diolah, The Curecupcake membidik 0,061% untuk produk kue tart dan 0,045% untuk produk cupcake dari pasar tersedia. Perhitungan kelayakan dilakukan dengan periode 5 tahun (2022 – 2026) yang menghasilkan nilai NPV yang positif atau lebih dari 0 dan IRR yang diperoleh lebih besar dari nilai MARR yang ditetapkan yaitu 13,33%. Berdasarkan hasil perhitungan usaha yang dijalankan dengan modal pribadi, diperoleh hasil NPV sebesar Rp 86.421.613, IRR sebesar 29,92% dan PBP selama 3,5 tahun. Kata kunci—perancangan kelayakan, NPV, IRR, PBP, sensitivitasReferences
[1] R. Andrafirdaus, "Potensi Bisnis Kuliner, yang Pasti Menguntungkan," 7 February 2021. [Online]. Available: https://economy.okezone.com/read/2021/02/05/455/2357056/potensi-bisnis-kuliner-yang-pasti-menguntungkan.
[2] Kementrian Perindustrian Republik Indonesia, "Industri Makanan dan Minuman Masih Jadi Andalan," 24 November 2017. [Online]. Available: https://kemenperin.go.id/artikel/18465/Industri-Makanan-dan-Minuman-Masih-Jadi-Andalan.
[3] Badan Pusat Statistik, "[Seri 2010] Laju Pertumbuhan PDB Seri 2010 (Persen)," 2021. [Online]. Available: https://www.bps.go.id/indikator/indikator/view_data/0000/data/104/sdgs_17/1.
[4] Kementrian Perindustrian Republik Indonesia, "Kemenperin Bidik Sektor Industri Tumbuh 3,95% Tahun 2021," 29 November 2020. [Online]. Available: https://kemenperin.go.id/artikel/22159/Kemenperin-Bidik-Sektor-Industri-Tumbuh-3,95-Tahun-2021.
[5] Badan Pusat Statistik Kota Palembang, "Produk Domestik Regional Bruto Kota Palembang Menurut Lapangan Usaha 2016-2020," 5 April 2021. [Online]. Available: https://palembangkota.bps.go.id/publication/2021/04/05/d1ca729230ec02397a047fbd/produk-domestik-regional-bruto-kota-palembang-menurut-lapangan-usaha-2016-2020.html.
[6] D. H. Sobana, Studi Kelayakan Bisnis, Bandung: CV Pustaka Setia, 2018.
[7] S. Husnan and Suwarsono, Studi Kelayakan Proyek, Yogyakarta: LPP AMP YKPN, 1994.
[8] I. Soeharto, Manajemen Proyek dari Konseptual sampai Operasional, Jakarta: Erlangga, 1995.
[9] S. Husnan and S. Muhammad, Studi Kelayakan Proyek, Yogyakarta: UUP STIM YKPN, 2000.
[10] Z. Djamin, Perencanaan dan Analisa Proyek, Edisi Ketiga, Jakarta: LP FE-UI, 2003.
[11] Sugiyanto, L. Nadi and I. K. Wenten, Studi Kelayakan Bisnis, Banten: YPSIM Banten, 2020.
[12] S. Mulyawan, Manajemen Risiko, Bandung: Pustaka Setia, 2015.



