Algoritma Perencanaan Jalur Menggunakan Metode Kruskal Dan Gps Untuk Navigasi Hybrid Blimp Drone
DOI:
https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18450Abstract
Abstrak—Unmanned Aerial Vehicle (UAV) atau drone sangat cocok digunakan untuk keperluan logistik. Pada area luas pesawat fixed wing sangat cocok untuk keperluan logistik angkut muatan, namun memiliki ukuran dan kecepatan terbang yang tinggi jika digunakan pada area yang kecil. Sedangkan quadcopter memiliki ukuran dan kecepatan terbang yang rendah sehingga dapat terbang pada area kecil. Akan tetapi quadcopter memiliki durasi terbang dan jangkauan yang pendek. Salah satu pilihan UAV alternatif untuk keperluan logistik angkut muatan adalah blimp (pesawat balon udara). Blimp sangat cocok untuk kebutuhan logistik angkut muatan dengan kecepatan dan ketinggian yang rendah. Daya angkat yang dihasilkan blimp membuat drone dapat terbang lebih lama dan dengan jangkauan yang luas. Pada tugas akhir ini merancang sistem navigasi hybrid blimp drone menggunakan GPS sehingga dapat melakukan navigasi secara autopilot dari home location menuju waypoint. Dengan itu hybrid blimp drone memiliki durasi terbang yang lama, jangkauan yang luas dengan ukuran yang ringkas. Dengan tingkat eror akurasi yang lebih kecil dibanding drone tanpa blimp, yaitu sekitar 0,31m— 1,53m eror per-waypoint. Sehingga dapat memudahkan keperluan angkut muatan pada area kecil sekalipun dan dapat diatur dengan sistem autopilot dari titik awal ke titik yang sudah ditentukan dan kembali pada titik awal penerbangan lagi. Kata kunci— hybrid blimp drone, quadcopter, GPS, path planningReferences
[1] Saroinsong, Hardy S., Vecky C. Poekoel, and Pinrolinvic D. Manembu. "Rancang Bangun Wahana Pesawat Tanpa Awak (Fixed Wing) Berbasis Ardupilot." Jurnal Teknik Elektro Dan Komputer 7.1 (2018): 73-84.
[2] Purnama, Hendrawan Candra. Rancang Bangun Kontrol Daya Pancar Pada Sistem Drone Jammer Berdasarkan Jarak Sasaran. Diss. Institut Teknologi Sepuluh Nopember, 2017.
[3] Kurniawan, Dicky. "ANALISIS AERODINAMIKA PADA SAYAP V-TAIL UAV MALE (UNMANNED AERIAL VEHICLE MEDIUM ALTITUDE LONG ENDURANCE) AKIBAT LAJU ALIRAN UDARA DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE COMPUTATIONAL FLUID DYNAMIC (CFD)." (2018) R. Nicole, “Title of paper with only first word capitalized,” J. Name Stand. Abbrev., in press.
[4] Setyawan, Gembong Edhi, Eko Setiawan, and Wijaya Kurniawan. "Sistem Kendali Ketinggian Quadcopter Menggunakan PID." Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer 2.2 (2015): 125-131.
[5] M. Young, The Technical Writer’s Handbook. Mill Valley, CA: University Science, 1989.
[6] Harista, Ardian Firsta, and Satyo Nuryadi. Sistem Navigasi Quadcopter dan Pemantauan Udara. Diss. University of Technology Yogyakarta, 2018.
[7] Aziz, Firman. Klasifikasi Physical Activity Berbasis Sensor Accelorometer, Gyroscope Dan Gravity Menggunakan Algoritma Multi-Class Ensemble Gradientboost. Deepublish, 2021.
[8] Alamsyah, Sayyidul Aulia, and Muhammad Rivai. "Implementasi Lidar sebagai Kontrol Ketinggian Quadcopter." Jurnal Teknik ITS 8.2 (2020): A109-A114.
[9] Purnama, Bambang Eka. "Pemanfaatan Global Positioning System Untuk Pelacakan Objek Bergerak." Speed-Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi 1.4 (2011).
[10] Nugroho, Fredy Aga, Raden Sumiharto, and Roghib Muhammad Hujja. "Pengembangan Sistem Ground Control Station Berbasis Internet Webserver pada Pesawat Tanpa Awak." Indonesian Journal of Electronics and Instrumentation Systems (IJEIS) 8.1 (2018): 1-12.
[11] Handayani, Ariesta Martiningtyas, and Isnan Nur Rifa’i. "Sistem Ground Control Station Berbasis Mobile Untuk Pengamatan Dan Pengendalian Uav." Jurnal Nasional Teknologi Terapan (JNTT) 2.1: 23-30.
[12] Ibrahim, Irvan. "RANCANG BANGUN STRUKTUR KAPAL UDARA AIM-02-X."
[13] Wattimena, Abraham Z., and Sandro Lawalatta. "Aplikasi Algoritma Kruskal dalam Pengotimalan Panjang Pipa." BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan 7.2 (2013): 13-18.
[14] Darsyah, Moh Yamin. "Penggunaan stem and leaf dan boxplot untuk analisis data." Jurnal Karya Pendidikan Matematika 1.1 (2014).



