Klasifikasi Jenis Kulit Wajah Menggunakan Metode Covolutional Neural Network (CNN) Efficientnet-B0
DOI:
https://doi.org/10.34818/eoe.v9i6.18982Abstract
Abstrak—Kulit wajah merupakan satu diantara bagian penting bagi manusia. Banyak orang yang melakukan berbagai jenis perawatan untuk membuat kulit wajah terlihat sempurna. Jenis kulit wajah yang beragam mengakibatkan banyak orang mengalami kesalahan dalam pembelian produk skincare. Sehingga perawatan yang dilakukan menyebabkan timbulnya banyak masalah kulit seperti jerawat, berkerut, dan flek hitam. Maka dari itu penulis akan melakukan penelitian pada sistem pengklasifikasian jenis kulit. Jenis kulit yang diteliti adalah kulit normal, kering, berminyak, dan kombinasi. Tugas Akhir ini merancang sistem pengklasifikasian kulit menggunakan metode Convolutional Neural Network (CNN). Arsitektur yang digunakan adalah Efficient Net-B0. Efficient Net-B0 adalah metode baru yang menskalakan semua dimensi baik kedalaman, lebar, maupun resolusi secaara sederhana namun efektif. Data yang digunakan pada penelitian berjumlah 1550 yang kemudian dibagi menjadi 310 data uji dan 1240 data latih. Hasil yang didapatkan dari pengujian sistem yaitu, akurasi 100%, loss 0,001, precision 100%, recall 100%,dan f1-score 100%. Hasil tersebut didapatkan dengan menggunakan ukuran citra 64x64 piksel, optimizer Adam, learning rate 0,0001, epoch 50, dropout 0,3 dan batch size 16. Kata Kunci— jenis kulit wajah, klasifikasi kulit wajah, CNN, efficient net-b0, wajah.References
[1] S. W. Youn, “Cosmetic Facial Skin Type,” pp. 1–6, 2015, doi: 10.1007/978-3-319-26594-0.
[2] M. Tan and Q. V. Le, “EfficientNet: Rethinking Model Scaling for Convolutional Neural Networks,” May 2019, [Online]. Available: http://arxiv.org/abs/1905.11946.
[3] W. Sayogo, “Potensi +Dalethyne Terhadap Epitelisasi Luka pada Kulit Tikus yang Diinfeksi Bakteri MRSA,” J. Biosains Pascasarj., vol. 19, no. 1, p. 68, 2017, doi: 10.20473/jbp.v19i1.2017.68-84.
[4] N. R. Sari and E. Setyowati, “Pengaruh Masker Jagung dan Minyak Zaitun terhadap Perawatan Kulit Wajah,” J. Beauty Beauty Heal. Educ., vol. 3, no. 1, pp. 1–7, 2014.
[5] A. B. Tamba, “Hubungan Antara Jenis Kulit Dengan Akne Vulgaris,” Skripsi, Jur. Pendidik. Dokter, Fak. Kedokt. Univ. Sumatera Utara, p. 75, 2019.
[6] A. S. B. Karno, D. Arif, and I. Sari, “Deteksi Covid-19 Image Chest X-Ray Dengan Convolution Neural Network Efficient Net-B7,” vol. 5, 2021.
[7] S. R. Sulistianti, F. A. Setyawan, and M. Komarudin, Pengolahan Citra Dasar dan Contoh Penerapannya. 2016.
[8] M. R. Farhan, A. W. Widodo, and M. A. Rahman, “Ekstraksi Ciri Pada Klasifikasi Tipe Kulit Wajah Menggunakan Metode Haar Wavelet,” J. Pengemb. Teknol. Inf. dan Ilmu Komput., vol. 3, no. 3, pp. 2903–2909, 2019.
[9] B. K. Wardana, E. Rachmawati, and T. A. B. Wirayuda, “Pengenalan Gestur Tangan Statis Menggunakan Cnn Dengan Arsitektur Efficient-Net B4,” vol. 8, no. 2, pp. 3446–3463, 2021.
[10] B. Andari and I. H. Santi, “Sistem Pakar Untuk Mengidentifikasi Jenis Kulit Wajah dengan Metode Certainty Factor,” INTENSIF J. Ilm. Penelit. dan Penerapan Teknol. Sist. Inf., vol. 3, no. 2, p. 159, 2019, doi: 10.29407/intensif.v3i2.12792.



