Perancangan Dan Implementasi Web Server Untuk Pemantauan Kualitas Air Berbasis Iot

Authors

DOI:

https://doi.org/10.34818/eoe.v9i6.19041

Abstract

Abstrak—Air merupakan salah satu pendukung kehidupan paling vital untuk semua makhluk hidup termasuk manusia. Kebutuhan akan air bersih terutama air minum bagi manusia diperlukan untuk menjaga kesehatan, Namun, saat ini air bersih merupakan komoditas yang cukup langka. Sebanyak 33,4 juta warga Indonesia kekurangan air bersih. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia saat ini memiliki 72,58% air bersih yang memadai. Angka ini masih di bawah target 100% Sustainable Development Goals (SDGs). Untuk mengetahui kualitas air agar selalu bersih dan bebas dari bakteri merupakan fokus yang harus diutamakan karena menyangkut kesehatan tubuh. Dewasa ini banyaknya perusahaan start-up yang bekerja di lingkup filter air minum, termasuk TELAGA. Permasalahan yang harus dihadapi adalah memantau kualitas air untuk memastikan bahwa kinerja filter masih baik. Pada Tugas Akhir ini penulis bertujuan untuk dapat melakukan pemantauan kualitas air minum menggunakan filter air yang berbasis IoT melalui website. Sistem ini dapat memonitor dan membuat keputusan melalui website yang dapat diakses kapanpun dan dimanapun serta memiliki penyimpanan data berbasis web server yang terhubung ke internet. Penulis menyiapkan hosting serta domain agar website yang dirancang dapat diakses secara daring. Dari hasil pengujian yang penulis telah lakukan, semua fitur pada website berfungsi dengan baik. Selain itu pengujian Quality of Service juga dilakukan, pada parameter delay didapatkan ratarata 38,94 ms, untuk packet loss didapatkan nilai 0%, untuk nilai jitter didapatkan rata-rata 29,52 ms kemudian untuk nilai ratarata parameter throughput didapatkan nilai 1,63 Kbps.

References

[1] “Data akses air minum asean dan negara G-20 |

NAWASIS – National Water and Sanitation Information

Services.” http://nawasis.org/portal/galeri/read/data-aksesair-minum-asean-dan-negara-g-20/51908 (accessed Aug. 23,

2022).

[2] W. S. Statistics, “STATISTIK,” 2020.

[3] World Health Organisation, “pH in drinking-water,”

Guidel. Drink. water Qual., vol. 2, no. 2, pp. 1–7, 2007,

[Online]. Available:

http://www.who.int/water_sanitation_health/dwq/chemicals/

ph_revised_2007_clean_version.pdf.

[4] Permenkes RI, “Peraturan Menteri Kesehatan

Republik Indonesia Nomor 492/Menkes/Per/IV/2010

Tentang Persyaratan Kualitas Air Minum,” Peraturan Mentri

Kesehatan Republik Indonesia. p. MENKES, 2010.

[5] A. R. Memon, “2020 3rd International Conference

on Computing, Mathematics and Engineering Technologies:

Idea to Innovation for Building the Knowledge Economy,

iCoMET 2020,” 2020 3rd Int. Conf. Comput. Math. Eng.

Technol. Idea to Innov. Build. Knowl. Econ. iCoMET 2020,

pp. 2–8, 2020.

[6] Menteri Kesehatan, “KEMENKES Nomor 907

Tahun 2002,” pp. 1–20, 2002.

[7] Menteri Kesehatan Republik Indonesia, “Peraturan

Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun

2017 Tentang Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan

Dan Persyaratan Kesehatan Air Untuk Keperluan Higiene

Sanitasi, Kolam Renang, Solus Per Aqua dan Pemandian

Umum,” Peratur. Menteri Kesehat. Republik Indones., pp. 1–

20, 2017.

[8] Q. F. Hassan, “Part I Concepts and Perspectives,”

Internet Things A to Z Technol. Appl., pp. 1–6, 2018.

[9] A. Grizhnevich, “IoT Architecture: Building Blocks

and How They Work,” IoT Architecture: Building Blocks and

How They Work, 2018. https://www.scnsoft.com/blog/iotarchitecture-in-a-nutshell-and-how-it-works.

[10] Y. Pribadi, A. B. Putra Negara, and M. A.

Irwansyah, “Analisis Penggunaan Metode Failover

Clustering untuk Mencapai High Availability pada Web

Server (Studi Kasus: Gedung Jurusan Informatika),” J. Sist.

dan Teknol. Inf., vol. 8, no. 2, p. 218, 2020, doi:

10.26418/justin.v8i2.31965.

[11] J. Ilmiah et al., “PERANCANGAN LITESPEED

CACHE Program Studi Teknik Informatika - Universitas

Komputer Indonesia Jurnal Ilmiah Komputer dan

Informatika ( KOMPUTA ),” vol. 8, no. 2, pp. 2–9, 2019.

[12] S. Rab, “A University website using Content

Management System (CMS) and add-on plugins,” no.

January, 2018.

[13] Y. Trimarsiah and M. Arafat, “Analisis Dan

Perancangan Website Sebagai Sarana,” J. Ilm. MATRIK, vol.

Vol. 19 No, pp. 1–10, 2017.

[14] M. Refda, “Implementasi arsitektur monolitik pada

tes berbentuk esai berbasis,” 2020.

[15] K. Lamsal, “Designing and Developing a dynamic

website using PHP Designing and Developing a dynamic

website using PHP.”

[16] O. Pahlevi, A. Mulyani, and M. Khoir, “Sistem

Informasi Inventori Barang Menggunakan Metode Object

Oriented Di Pt. Livaza Teknologi Indonesia Jakarta,” J.

PROSISKO, vol. 5, no. 1, 2018, [Online]. Available:

https://livaza.com/.

[17] and M. A. Abdy, Sahara, “Perancangan Sistem

Informasi Apotek Dengan Menggunakan Framework

CodeIgniter Dan Database MySQL,” J. Inf. Komput. Log.,

vol. 1, 2020.

[18] M. Singh and G. Baranwal, “Quality of Service

(QoS) in Internet of Things,” Proc. - 2018 3rd Int. Conf.

Internet Things Smart Innov. Usages, IoT-SIU 2018, 2018,

doi: 10.1109/IoT-SIU.2018.8519862.

[19] ITU-T, “G.1010: End-user multimedia QoS

categories,” Int. Telecommun. Union, vol. 1010, 2001,

[Online]. Available:

http://scholar.google.com.au/scholar?hl=en&q=ITUT+Recommendation+G.1010&btnG=&as_sdt=1,5&as_sdtp

=#7.

[20] Hasanul Fahmi, “Analisis Qos (Quality of Service)

Pengukuran Delay, Jitter, Packet Lost Dan Throughput Untuk

Mendapatkan Kualitas Kerja Radio Streaming Yang Baik,”

J. Teknol. Inf. dan Komun., vol. 7, no. 2, pp. 98–105, 2018.

Downloads

Published

2022-12-01

Issue

Pages

3515-3522

Section

Program Studi S1 Teknik Telekomunikasi