Developing Reporting Module In Micro Monitoring System For Small Medium Enterprise Using Iterative Incremental Method And Laravel Framework

Nana Ramadhewi, Murahartawaty Murahartawaty, Nur Ichsan Utama, Ari Pratiwi

Abstract

Krisis moneter yang menimpa Indonesia pada tahun 1997 membuktikan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mampu bertahan dan membantu perekonomian . Saat ini UMKM Indonesia berkisar 99,95% dari total usaha dan merupakan penyerap tenaga kerja tertinggi di Indonesia sendiri. Mengacu pada hasil survey oleh Kenan Institute Asia, UMKM Indonesia memiliki masalah paling banyak dibandingkan Negara ASEAN lainnya.Salah satu factor penyebab masalahnya adalah UMKM di Indonesia banyak yang tidak mengerti pembuatan laporan bisnis untuk meningkatkan kepercayaan pemodal usaha. Pada tahun 2015, ASEAN memulai ASEAN Economic Community (AEC). Ini adalah tantangan sekaligus kesempatan baru untuk UMKM Indonesia. Penelitian ini menyajikan sistem yang terintegrasi untuk menjawab permasalahan UMKM Indonesia. Dua fitur yang terintegrasi adalah business monitoring dan crowdfunding. Fitur-fitur tersebut saling terintegrasi satu sama lain. Module Reporting yang ada di penelitian ini adalah bagian dari business monitoring yang berfungsi mengelola laporan. Laporan tersebut menjadi faktor peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap distribusi dana Zakat, Infaq, Sodaqoh, Wakaf (ZISWAF) oleh lembaga ziswaf, dan memudahkan penerima dana ZISWAF untuk mengajukan pinjaman ke bank tanpa jaminan serta mengurangi angka pengangguran

Kata kunci : UMKM Indonesia, AEC, pengangguran, capital, business monitoring and crowdfunding

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0