Perancangan Model Bisnis Pada Usaha Jaklocka Dengan Menggunakan Pendekatan Business Model Canvas

Authors

Abstract

Jaklocka merupakan perusahaan yang memanfaatkan limbah kayu untuk dijadikan produk inovasi aksesoris berupa jam tangan kayu. Namun, Jaklocka mengalami masalah pada rendahnya pendapatan karena terjadinya penurunan penjualan sehingga akan mempengaruhi pendapatan pada Jaklocka. Terdapat beberapa permasalahan yang ada pada Jaklocka, yaitu kurangnya tenaga kerja sehingga mengakibatkan beban kerja ganda, kurangnya inovasi produk, strategi dan saluran pemasaran kurang dimanfaatkan secara optimal, bahan baku terbatas, dan adanya competitor sejenis yang lebih besar. Dalam mengatasi permasalahan tersebut, maka perlu adanya perbaikan pada seluruh elemen kompenen bisnis yang terhubung dalam bentuk model bisnis. Penelitian ini menggunakan kerangka Business Model Canvas untuk proses perancangan usulan model bisnis yang dimulai dari penyusunan model bisnis saat ini pada Jaklocka, memetakan customer profile, dan menganalisis lingkungan bisnis sehingga dapat mengalisis SWOT dan menyusun strategi usulan menggunakan matriks TOWS. Berdasarkan penelitian yang dilakukan didapat hasil berupa usulan peningkatan kualitas dan pengembangan layanan pada aspek customer segment, value preposition, channels, customer relationship, revenue streams, key resource, key activities, key partnership, dan cost structure.

Kata kunci— UMKM, Business Model Canvas, SWOT

References

P. D. Sampe and J. Dongoran, "Dampak Pemotongan Gaji pada Perusahaan dan pada Karyawan Selama Masa Pandemic Covid 19," Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains Vol.5, No.3, p. 379, 2021.

T. Rahman, A. Widyanti and Y. , "The Development of Universal Design Principles for Approriate Technology in Small and Medium Enterprises (SMEs)," Journal of Physics, pp. 1-5, 2021.

Y. Pusparisa, "Indonesia dalam Jajaran Area Hutan Terluas di Bumi," 9 Juli 2020. [Online]. Available: https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2020/07/09/indonesia-dalam-jajaran-area-hutan-terluas-di-bumi.

P. D. Susetyo, "Mengapa Data Luas Hutan Berbedabeda," 16 November 2021. [Online]. Available: https://www.forestdigest.com/detail/1438/luas-hutanindonesia.

S. Masitoh, "Produksi kayu hutan alam dan hutan tanaman meningkat 6,20% pada kuartal II-2021," 06 Agustus 2021. [Online]. Available: https://industri.kontan.co.id/news/produksi-kayu-hutanalam-dan-hutan-tanaman-meningkat-620-pada-kuartal-ii2021.

P. Kotler and G. Amstrong, Principle of Marketing, New Jersey: Pearson Education, 2018.

I. D. Utami, Permodelan Sistem, MNC Publishing, 2021.

A. Osterwalder and Y. Pigneur, Business Model Generation, New Jersey: John Wiley & Sons, Inc, 2012.

A. Osterwalder and Y. Pigneur, Business Model Generation, New Jersey: John Wiley & Sons, Inc, 2010.

A. Osterwalder, Y. Pigneur, G. Bernada and A. Smith, Value Proposition Design, Hoboken: John Wiley & Sons, Inc, 2014.

K. Phillip and K. L. Keller, Marketing Management 15th Edition, New Jersey: Pearson Pretice Hall, Inc, 2016.

M. E. Porter, Competitive Advantage: Creating and Sustaining Superior Performance, New York: Free Press, Triyono, "Outsourcing dalam Perspektif Pekerja dan Pengusaha," Jurnal Kependudukan Indonesia, pp. 45-49,

P. S. Badan, "Statistik Indonesia 2023," 28 Februari [Online]. Available: https://www.bps.go.id/publication/2023/02/28/18018f9896ff03580a614b/statistik-indonesia-2023.html.

A. Osterwalder, Y. Pigneur, G. Bernada and A. Smith, Value Proposition Design, New Jersey: John Wiley & Sons, Inc, 2020.

A. W. Pradipta and B. T. Indrojarwo, "Desain Jam Tangan Kayu dengan Konsep Jujur Material dan Inklusif," Jurnal Sains dan Seni ITS Vol.5, No.2, pp. 243-248, 2016.

B. Raharjo, "Masyarakat Menginginkan Produk Ramah Lingkungan," 25 Agustus 2021. [Online]. Available: https://news.republika.co.id/berita/qye2gw415/masyarakatmenginginkan-produk-ramah-lingkungan.

I. Supriyatna, "Hasil Survei: Masyarakat Berani Bayar Lebih Tinggi untuk Produk Ramah Lingkungan," 25 Agustus [Online]. Available: https://www.suara.com/bisnis/2021/08/25/135112/hasilsurvei-masyarakat-berani-bayar-lebih-tinggi-untuk-produkramah-lingkungan.

A. Permana, "Tantangan Mewujudkan Fesyen Berkelanjutan dalam Konsep Green Fashion," 16 Maret [Online]. Available: https://www.itb.ac.id/berita/tantangan-mewujudkan-fesyenberkelanjutan-dalam-konsep-green-fashion/59297.

Published

2024-06-01

Issue

Section

Program Studi S1 Teknik Industri