Perancangan Sistem Pengukuran Dan Perbaikan Kinerja Order Processing Dengan Pendekatan Model Scor Dan Lean Logistics (Studi Kasus: Perusahaan Rintisan Pesenkuy)
Abstract
Abstrak—PesenKuy merupakan sebuah Perusahaan
rintisan yang dibentuk pada tahun 2019 dan kembali hadir
dengan tampilan baru pada tahun 2022. PesenKuy membantu
mahasiswa untuk memenuhi kebutuhan seperti kebutuhan
harian , laundri dan cuci sepatu, PesenKuy juga memiliki
seasonal project pada saat tertentu seperti layanan seragam dan
perlengkapan PKKMB serta paket sahur dan buka
puasa. Dalam melakukan perancangan usulan pada
PesenKuy, digunakan metode Model SCOR untuk mengukur
kinerja pada PesenKuy, dimana Model SCOR mengukur
kinerja berdasarkan proses supply chain dalam suatu
Perusahaan. Kemudian untuk meningkatkan kinerja melalui
perbaikan proses bisnis, PesenKuy menggunakan metode Lean
Logistics, dimana metode ini dapat meminimasi pemborosan
pada proses bisnis sehingga mampu mempercepat aliran proses
bisnis atau memperpendek lead time pada suatu
perusahaan. Kemudian sebelum melakukan perbaikan proses
bisnis untuk dapat meningkatkan kinerja ketiga tersebut
dilakukan identifikasi pemborosan dengan hasil masih terdapat
27% aktivitas VA, 40% aktivitas NVA dan 33% aktivitas
NNVA dengan efisiensi waktu siklus sebesar 28% dan jenis
pemborosan yaitu pemborosan waktu. Dari hasil perbaikan
yang sudah dilakukan dapat meningkatkan kinerja menjadi
kondisi excellent dari yang sebelumnya ketiga kondisi tersebut
berada pada kondisi poor, marginal dan average.
Kata kunci— Model SCOR, Lean Logistics, Proses Bisnis
References
APICS. (2017). SCOR SUPPLY CHAIN OPERATIONS REFERENCE MODEL VERSION 12.0. CHICAGO.
Hines, P., & Rich, N. (1997). The Seven Value Stream Mapping Tools. International Journal Of
Operations & Production Management, 46-47.
Karlin, & Jennifer. (2006). Lean Logistics: A Case Illustrated Definition. Institute Of Industrial And Systems Engineers (Iise), 1-6.
Maulana, Y. (2019). Identifikasi Waste Dengan
Menggunakan Metode Value Stream Mapping Pada Insdustri Perumahan. Jurnal Jieom, 12-14.
Putri, I. W., & Surjasa, D. (2018). Pengukuran Kinerja Supply Chain Management Menggunakan Metode
Scor (Supply Chain Operation Reference), Ahp (Analytical Hierarchy Process) Dan Omax (Objective Matrix) Di Pt. X . Jurnal Teknik Industri, 37-46.
Sumiati. (2006). Pengukuran Performansi Supply Chain Perusahaan Dengan Pendekatan Supply Chain Operation Reference (Scor) Di PT. Madura Guano
Industri (Kamal-Madura). Upn Veteran Jawa Timur.
Trienekens, J., & Hvolby, H. (2000). Performance Measurement And Improvement In Supply Chains.
The Third Cinet Conference;Ci 2000 From Improvement To Innovation_:Cinet Conference:Ci 2000 From Improvement To Innovation, 399-409.



