Link Power Budget Computing Feature Analysis On OptilinkPro Website

Authors

  • Theofano Arnand Taroni Telkom University
  • Uke Kurniawan Usman Telkom University
  • Ahmad Hambali Telkom University

Abstract

Perancang jaringan fiber optic sering menghadapi beberapa tantangan dalam merencanakan dan merancang jaringan fiber optic. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah belum optimalnya tools untuk mempermudah perhitungan LPB (Link Power Budget) Selain itu, perubahan yang cepat dalam lingkungan bisnis dan teknologi mengharuskan para perancang dan teknisi jaringan untuk selalu memperbarui perencanaan mereka agar tetap relevan. Kesalahan dalam perencanaan, manajemen proyek yang tidak efisien, dan kebutuhan peningkatan produktifitas juga menjadi isu-isu penting yang perlu diatasi. Solusi dari permasalahan di atas adalah pembuatan website yang dapat membantu para perancang dan teknisi jaringan fiber optic dalam menghitung nilai LPB (Link Power Budget). Dengan adanya website ini, para perancang jaringan dapat meningkatkan efisiensi, mengurangi kesalahan, dan merancang jaringan fiber optic yang lebih efektif. Hasil pengujian keakuratan perhitungan LPB (Link Power Budget) yang dilakukan dengan membandingkan hasil perhitungan secara manual dan secara sistem menggunakan website, diperoleh hasil tingkat keakuratan perhitungan LPB sebesar 99,96%.

Kata kunci— Fiber optic, website, komputasi, LPB

References

Nurwahibah, R. D. (2014). Aplikasi Kalkulasi Power Link Budget (PLB) dan Rise Time Budget (RTB) berbasis Android. (Tugas Akhir). Telecommunication Engineering, Telkom University, Indonesia.

Hambali, A., Putri, N., & Maulana, M. (2023). Perancangan Dan Analisis Jaringan Akses Fiber To The Home Menggunakan Teknologi Gigabit Passive Optical Network Untuk Layanan Triple Play Di Perumahan Taman Asri Indah. e-Proceeding of Engineering, 10(5).

Keiser, G. (1991). Optical Communications Essentials. New York: McGrawHill.

Published

2024-08-31

Issue

Section

Program Studi S1 Teknik Telekomunikasi