Desain Hybrid Jaringan Akses Fiber to the Home Dan FSO Untuk Pelanggan Enterprise Menggunakan Teknologi GPON

Authors

  • M. Gani Fadiel Telkom University
  • Levy Olivia Nur Telkom University
  • Aisyah Novfitri Telkom University

Abstract

Kebutuhan akan bandwidth yang semakin tinggi dalam lalu lintas data telah mendorong perkembangan sistem komunikasi optik, terutama melalui jaringan Fiber To The Home (FTTH) berbasis Gigabit Passive Optical Network (GPON). Fiber To The Home (FTTH) dengan teknologi Gigabit Passive Optical Network (GPON) memiliki kecepatan yang tinggi hingga 2.5 Gbps downstream dan 1.25 Gbps upstream yang bisa menyediakan layanan internet berkecepatan tinggi, video, dan layanan telepon dalam satu infrastruktur. Serat optik adalah serat kaca yang digunakan sebagai media untuk mentransmisikan sinyal cahaya dengan kecepatan tinggi dari satu tempat ke tempat lain. Free Space Optical (FSO) merupakan teknologi alternatif penganti serat optik ketika tidak di izinkan dalam suatu jaringan. Wilayah untuk pengguna enterprise dimana wilayah tersebut belum ada jaringan fiber optik, perancangan berada di Bugel kota Tangerang untuk pengguna enterprise. Solusi yang memungkinkan adalah dengan membangun jaringan hybrid FTTH dan FSO dengan teknologi Gigabit Passive Optical Network (GPON). Penelitian ini akan mendesain dan mensimulasi jaringan akses hybrid FTTH dan FSO menggunakan software optisystem 7.0. Desain jaringan mencakup spesifikasi perangkat dan tata letak jaringan hybrid FTTH dan FSO, dengan evaluasi berdasarkan standar kelayakan ITU-T G.984. Simulasi menggunakan optisystem untuk mengukur parameter seperti Bit Error Rate (BER) dan eye diagram. berdasarkan hasil simulasi optimalisasi FSO untuk output di passive splitter 1:4 saat kondisi cuaca berkabut jarak maksimal 5,7 Km diperoleh hasil BER 1,014.10-9 dan kondisi cuaca hujan jarak maksimal 2,3 Km diperoleh hasil BER 4,637.10-9.

References

Z. Abdellaoui, Y. Dieudonne, and A. Aleya, “Design, implementation and evaluation of a Fiber to the Home (FTTH) access network based on a Giga Passive Optical Network GPON,” Array, vol. 10, no. July 2020, p. 100058, 2021, doi: 10.1016/j.array.2021.100058.

K. A. Memon, A. W. Umrani, M. A. Unar, and W. Shah, “Implementation & Performance Analysis of Bidirectional FSO Channel in Hybrid TDM/WDM Gigabit Passive Optical Network,” 3C Tecnol. innovación Apl. a la pyme, no. May, pp. 166–181, 2019, doi: 10.17993/3ctecno.2019.specialissue2.166-181.

C. A. Sahid Ridho , A’isya Nur Aulia Yusuf2, Syaniri Andra3, Dinari Nikken Sulastrie Sirin, “Perancangan Jaringan Fiber to the Home (FTTH) pada Perumahan di Daerah Urban,” J. Nas. Tek. Elektro, vol. 3aw3dqed, no. ghfujy, p. kguyg, 2019.

International Telecommunications Union, Optical Fibres, Cables and Systems. 2009.

Z. N. Karimah, A. Hambali, and S. Suwandi, “Analisis Perbandingan Kinerja Mach-Zehnder berdasarkan Ragam Format Modulasi pada Jaringan FTTH,” ELKOMIKA J. Tek. Energi Elektr. Tek. Telekomun. Tek. Elektron., vol. 5, no. 1, p. 73, 2018, doi: 10.26760/elkomika.v5i1.73.

R. A. Riano, Y. Natali, and A. Nurhayati, “Desain Fiber to the Home Berbasis GPON Dengan Pendekatan Praktis di Lapangan.”

P. Muliandhi, E. H. Faradiba, and B. A. Nugroho, “Analisa Konfigurasi Jaringan FTTH dengan Perangkat OLT Mini untuk Layanan Indihome di PT. Telkom Akses Witel Semarang,” Elektrika, vol. 12, no. 1, p. 7, 2020, doi: 10.26623/elektrika.v12i1.1977.

H. R. A. K. Nugroho and N. K. Wahyu, “Analisis Redaman Pada Sistem Fiber Optic Akibat Adanya Penambahan ST-Adapter The Analysis Of Attenuation In Fiber Optic System Due To Embedded ST-Adapter,” Semin. Nas. Tek. Elektro, no. November 2019, pp. 308–314, 2019.

A. A. Asril, Y. Yustini, and P. A. Herwita, “Merancang Sistem Pengukuran Redaman Transmisi Kabel Optik Single Mode Jenis Pigtail,” Elektron J. Ilm., vol. 11, no. 2, pp. 56–62, 2019, doi: 10.30630/eji.11.2.117.

I. Hanif and D. Arnaldy, “Analisis Penyambungan Kabel Fiber Optik Akses dengan Kabel Fiber Optik Backbone pada Indosat Area Jabodetabek,” Multinetics, vol. 3, no. 2, pp. 12–17, 2017, doi: 10.32722/multinetics.v3i2.1131.

I. M. Zukri, “Analisis Pengaruh Penggunaan Passive Splitter Pada Optical Distribution Point (Odp) Terhadap Kinerja Jaringan Di Rumah Pelanggan,” J. Ilm. Poli Rekayasa, vol. 18, no. 1, p. 32, 2022, doi: 10.30630/jipr.18.1.249.

A. M. Araaf, “Terminasi ODF Dan Jointing Kabel Fiber Optic Serta Tracing Core Oleh PT Gerbang Sinergi Prima,” Researchgate.Net, no. April, 2020.

M. Sarr, D. Diop, and A. Sambou, “Design and Implementation of a Hybrid FTTH-FSO Network for the Deployment and Maintenance of GPON-based FTTH Network in Inaccessible Areas or Construction Civil Engineering Sites,” vol. 11, no. 4, pp. 180–186, 2023, doi: 10.12691/ijp-11-4-3.

R. S. Putu Aldha, P. Ketut Sudiarta, and N. Putra Sastra, “Pengembangan modul praktis untuk membandingkan kinerja pengkodean RZ dan NRZ pada jaringan serat optik.,” Pande Ketut Sudiarta, vol. 8, no. 1, pp. 148–160, 2021.

G. Wibisono, G. D. Hantoro, and Febrizal, “Sistem Jaringan Fiber Optic.,” Bandung: Informatika Bandung, 2020.

Published

2024-12-01

Issue

Section

Program Studi S1 Teknik Telekomunikasi