Perancangan Alat Bantu Pengemasan Kompos Hijau Padat pada Green House Universitas Telkom Menggunakan Metode Ergonomic Function Deployment (EFD) Untuk Menurunkan Risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs)
Abstract
Abstrak — Pupuk anorganik banyak digunakan masyarakat Indonesia karena dampaknya yang terlihat dalam jangka waktu pendek, namun belakangan ini masyarakat mulai merasakan dampak buruknya sehingga banyak yang mulai pindah menggunakan pupuk organik. Untuk menunjang aktivitas tersebut maka produksi pupuk organik sangat penting untuk dilakukan. Universitas Telkom memiliki green house yang dapat membuat pupuk kompos dengan memanfaatkan sampah daun yang setiap hari terhasilkan. Proses produksi pupuk kompos yang dilaksanakan di Universitas Telkom sebagian besar masih dilakukan secara manual dengan alat bantu seadanya, kondisi ini menyebabkan pekerja perlu berada pada postur yang kurang baik sehingga menimbulkan risiko terkena Musculoskeletal Disorders (MSDs). Untuk memperbaiki kondisi tersebut maka dilaksanakan penelitian ini dengan tujuan untuk membuat rancangan alat bantu pengemasan menggunakan metode Ergonomic Function Deployment (EFD) agar rancangan alat bantu sesuai dengan aspek ergonomi (ENASE) dan dapat meningkatkan efisiensi produksi pupuk kompos di Universitas Telkom. Penelitian ini menghasilkan desain alat bantu pengemasan berupa mesin screw conveyor, serta beberapa usulan pelengkap seperti meja kerja dan kursi. Penggunaan alat bantu ini dapat menurunkan nilai Rapid Upper Limb Analysis (RULA) dari 6 (enam) menjadi 2 (dua), serta mempercepat proses pengisian kemasan dari 55 detik menjadi 4 detik
Kata kunci— ergonomic function deployment, musculoskeletal disorders, tahap pengemasan, ergonomi, screw conveyor, RULA.
Downloads
References
[1] R. Mustajab, .Data Konsumsi Pupuk Indonesia (2017- Semester I/2023),= dataindonesia.id. Accessed: Aug. 19, 2024. [Online]. Available: https://dataindonesia.id/industriperdagangan/detail/data-konsumsi-pupuk-indonesia2017semester-i2023
[2] M. Middlesworth, .A Step-by-Step Guide to the RULA Assessment Tool,= ErgoPlus. Accessed: Aug. 19, 2024. [Online]. Available: https://ergoplus.com/rula-assessment-tool-guide/
[3] N. I. Masyur, E. H. Pudjiwati, and A. Murtilaksono, Pupuk dan Pemupukan. Syiah Kuala University Press, 2021. [4] .What Is Ergonomics (HFE)?,= International Ergonomics & Human Factors Association. Accessed: Aug. 19, 2024. [Online]. Available: https://iea.cc/about/what-is-ergonomics/ [5] .Work Related Musculoskeletal Disorders & Ergonomics,= Centers for Disease Control and Prevention. Accessed: Aug. 19, 2024. [Online]. Available: https://dataindonesia.id/industriperdagangan/detail/data-konsumsi-pupuk-indonesia2017semester-i2023
[6] L. Mcatamney and E. N. Corlett, .RULA: a survey method for the. irwestigation of world-related upper limb disorders,= 1993.
[7] M. Maulina, .Profil Antropometri dan Somatotipe pada Atlet Bulutangkis.=
[8] K. T. . Ulrich, S. D. . Eppinger, and M. C. . Yang, Product design and development. McGraw-Hill Education, 2020.
[9] et. al., R. A. A. . (2021). Product Development of Mini Chamber with Ergonomic Function Deployment (EFD) Method. Turkish Journal of Computer and Mathematics Education (TURCOMAT), 12(4), 771– 781. Retrieved from https://turcomat.org/index.php/turkbilmat/article/view/562
[10] F. R. El Ahmady, S. Martini, and A. Kusnayat, .PENERAPAN METODE ERGONOMIC FUNCTION DEPLOYMENT DALAM PERANCANGAN ALAT BANTU UNTUK MENURUNKAN BALOK KAYU,= JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri, vol. 7, no. 1, p. 21, May 2020, doi: 10.24853/jisi.7.1.21-30.



