Analisis Metode Probe Gap Model (pgm) Untuk Menentukan Ketersediaan Bandwidth Pada Jaringan Femtocell Backhaul

Fahmi Nashir Nazzala, Fazmah Arif Yulianto, Anton Herutomo

Abstract

Abstrak

Teknologi 5G merupakan salah satu evolusi dari teknologi telekomunikasi yang mampu memberikan Quality of Service tinggi dengan nilai latency sangat rendah serta memberikan kecepatan akses data lebih dari 1 Gbps. Untuk memenuhi layanan tersebut teknologi 5G membutuhkan skema mobile data offloading tujuannya adalah meningkatkan efisiensi energi yang lebih baik, menjaga kualitas layanan dan meningkatkan ketersediaan jaringan. Penerapan mobile data offloading salah satunya menggunakan teknologi femtocell. Pengukuran ketersediaan bandwidth merupakan salah satu bagian yang penting dalam inisiasi proses mobile data offloading untuk menjamin kelancaran rekayasa lalu lintas data agar berjalan secara maksimal. Pada penelitian ini dilakukan pengukuran dan analisis ketersediaan bandwidth pada jaringan 5G berbasis femtocell backhaul menggunakan teknik pengukuran aktif dengan metode Probe Gap Model. Selain itu, dilakukan pengukuran menggunakan metode Probe Rate Model untuk memberikan perbandingan hasil dari kedua metode tersebut. Tool yang digunakan adalah Spruce yang berbasis Probe Gap Model dan Assolo yang berbasis Probe Rate Model. Trafik data yang berjalan pada femtocell backhaul dibangkitkan oleh Spirent Traffic Generator yang berfungsi juga sebagai verifikator hasil keluaran dari Spruce dan Assolo. Hasil pengujian membuktikan bahwa pengukuran ketersediaan bandwidth menggunakan Spruce lebih akurat dibanding pengukuran ketersediaan bandwith menggunakan Assolo.

Kata kunci : data offloading, femtocell backhaul, ketersediaan bandwidth

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :-1