Optimalisasi Safety Stock Persediaan Beras dan Kedelai dengan Menggunakan Metode Economic Order Quantity (EOQ)
Abstract
UD. Sumber Rejeki menghadapi kendala dalam pengelolaan stok beras dan kedelai akibat sistem pemesanan yang belum terorganisir dan masih mengandalkan perkiraan. Hal ini sering menyebabkan kekurangan persediaan saat permintaan meningkat, yang pada akhirnya menimbulkan ketidakpuasan pelanggan. Penelitian ini menggunakan data permintaan beras dan kedelai dari tahun-tahun sebelumnya sebagai input, sedangkan output yang diharapkan adalah jumlah pemesanan yang optimal, penetapan titik pemesanan ulang, serta jadwal pengadaan yang lebih teratur dan efisien. Topik ini sangat penting mengingat beras dan kedelai merupakan kebutuhan pokok dengan permintaan yang cenderung berubah-ubah. Ketidaksesuaian antara jumlah stok dan kebutuhan pasar dapat menyebabkan kehilangan pelanggan, terutama ketika toko tidak mampu memenuhi pesanan dalam jumlah besar. Kondisi saat ini menunjukkan adanya gap antara pengelolaan stok secara manual dengan kebutuhan sistem pengendalian persediaan yang lebih terencana dan efisien. Solusi yang diusulkan adalah menerapkan metode perencanaan persediaan yang meliputi peramalan permintaan berdasarkan data historis, perhitungan stok pengaman untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, penentuan titik pemesanan ulang, serta penjadwalan pengadaan barang dengan pendekatan yang lebih sistematis. Hasil utama dari penerapan solusi ini adalah meningkatnya efisiensi dalam pengelolaan persediaan dan berkurangnya risiko kekurangan stok. Penelitian ini berkontribusi dengan menghasilkan jadwal pengadaan yang lebih terstruktur dan sistem pemesanan yang optimal, sehingga mendukung kelancaran operasional toko. Kata kunci: pengendalian persediaan, Safety Stock, reorder point, EOQ, UMKM, bahan pokok
References
[1] A. R. Pratama, R. Harini, and P. Hindayani, “Strategi Ketahanan Pangan Pendekatan Food Miles Beras berdasarkan,” vol. 22, no. 2, pp. 219–230, 2021.
[2] S. E. Rahayu and H. Febriaty, “Analisis Perkembangan Produksi Beras,” Semin. Nas. Kewirausahaan, vol. 1, no. 1, pp. 219–226, 2019.
[3] R. Mubarog and D. S. Utomo, “ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BERAS MENGGUNAKAN METODE SILVER-MEAL PADA PERUM BULOG KOTA SAMARINDA,” pp. 107–115, 2024.
[4] BPS, “Badan Pusat Statistik Nasional,” Badan Pusat Statistik Nasional.
[5] N. L. Rachmawati and M. Lentari, “Penerapan Metode Min-Max untuk Minimasi Stockout dan Overstock Persediaan Bahan Baku,” vol. 8, no. 2, pp. 143–148, 2022.
[6] M. Hasibuan and A. R. Harahap, “Analysis of Internal Control Over Rice Supplies at Perum Bulog Padangsidimpuan City Analisis Pengendalian Internal atas Persediaan Beras pada Perum Bulog Kota Padangsidimpuan,” vol. 3, no. 1, pp. 67–80, 2024.
[7] D. Aulia and R. Hidayat, “Upaya Peningkatan Volume Penjualan melalui Optimalisasi Kualitas Produk dan Saluran Distribusi,” Ekon. Keuangan, Investasi dan Syariah, vol. 4, no. 2, pp. 665–671, 2022, doi: 10.47065/ekuitas.v4i2.2514.
[8] F. Setiawan, T. Informatika, U. Pamulang, T. Selatan, S. Stock, and R. Point, “Perancangan Aplikasi Pengendalian Persediaan Barang Dengan Metode Safety Stock Dan Reorder Point (Studi Kasus: PT. Airlangga Jaya Mandiri),” vol. 2, no. 2, pp. 401–408, 2024.
[9] C. W. Oktavia and C. Natalia, “ANALISIS PENGARUH PENDEKATAN ECONOMIC ORDER,” J. Penelit. dan Apl. Sist. Tek. Ind., vol. XV, no. 1, pp. 103–117, 2021.
[10] R. Sahabuddin, H. M. Arif, A. Husnah, and D. Hasrina, “ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ), SAFETY STOCK, DAN REORDER POINT (STUDY KASUS UMKM BUBUR AYAM ALHAMDULILLAH),” J. Econ. Bus. Eng., vol. 5, no. 2, pp. 256–263, 2024.
[11] N. N. Ali, “Teori permintaan (Demand),” 2021.
[12] C. Mashuri et al., “SISTEM INVENTORY MANAJEMEN DENGAN METODE SAFETY STOCK,” Semin. Nas. SAINSTEKNOPAK Ke-5, pp. 1–9, 2021.
[13] R. A. Brahmantyo, J. Wibowo, V. Nurcahyawati, S. Informasi, and U. Dinamika, “Manajemen Persediaan Menggunakan Metode Safety Stock dan Reorder Point,” J. Sains dan Inform., vol. 9, no. April, pp. 89–99, 2023, doi: 10.34128/jsi.v9i1.431.
[14] T. T. Widodo et al., “ANALISI PERENCANAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU (EOQ) DAN REORDER POINT (ROP) PADA PT ANUGRAH ABADI CITRARASA,” Jurnal Tek. Ibnu Sina, vol. 8, no. 2, 2023.
[15] “Analisis Rantai Pasok Daging Sapi di Indonesia,” vol. 9, no. 3, pp. 623–628, 2022, doi: 10.30865/jurikom.v9i3.4223.
[16] K. Rozikin, D. Rutdjiono, and N. D. Setiawan, “Pemanfaatan Metode Moving Average Dalam Sistem Informasi Pendukung Keputusan Pembelian Barang Berdasarkan Peramalan Penjualan Dengan Berbasis Web,” vol. 14, no. 2, pp. 198–207, 2021.
[17] T. Lukmana and D. T. Y., “Penerapan Metode EOQ dan ROP (Studi Kasus: PD. BARU),” vol. 1, pp. 271–279, 2020.



