Analisis Fraktal Non-Linier Pada Sinyal HRV Untuk Deteksi Awal Penyakit Jantung Koroner
Abstract
Penyakit jantung koroner merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi secara global. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kondisi jantung melalui analisis sinyal elektrokardiogram (EKG), khususnya variabilitas detak jantung (Heart Rate Variability/HRV), dengan pendekatan analisis fraktal. Data HRV dihasilkan dari deteksi puncak R (R-peak) dan diolah untuk mendapatkan fitur domain waktu, yaitu Standard Deviation of RR intervals (SDRR) dan Root Mean Square of Successive Difference (RMSSD). Analisis fraktal dilakukan menggunakan metode Detrended Fluctuation Analysis (DFA), Hurst Exponent, Higuchi Fractal Dimension (HFD), Maximum Fractal Length (MFL), dan Poincaré. Fitur yang diperoleh kemudian diseleksi dengan metode Minimum Redundancy Maximum Relevance (mRMR), sementara klasifikasi kondisi jantung normal dan penyakit jantung koroner dilakukan menggunakan Support Vector Machine (SVM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitur fraktal mampu merepresentasikan kompleksitas sinyal HRV, dengan sejumlah parameter menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kelompok normal dan CAD. Model SVM dengan konfigurasi kernel tertentu menghasilkan akurasi tinggi pada pengujian serta nilai cross-validation yang konsisten. Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi analisis fraktal dan SVM berpotensi dimanfaatkan untuk deteksi dini penyakit jantung koroner serta mendukung pengembangan sistem pemantauan kesehatan berbasis EKG yang akurat dan informatif.
Kata kunci— Penyakit Jantung Koroner, Heart Rate Variability, Analisis Fraktal, Detrended Fluctuation Analysis (DFA), Higuchi Fractal Dimension (HFD), Maximum Fractal Length (MFL), Poincaré, dan Support Vector Machine (SVM).
References
“Waspadai Penyakit Jantung Koroner: Bahaya Tersembunyi yang Mengintai Kesehatan Anda,” HEARTOLOGY. Accessed: Jul. 18, 2025.[Online]. Available:https://heartology.id/healthlibrary/content/waspadai-penyakit-jantung-koroner-bahaya-tersembunyi- yang-mengintai-kesehatan-anda/
Siloam Hospitals Medical Team, “Apa itu Elektrokardiogram? Ini Kegunaan dan Prosedurnya,” SiloamHospital.
S. Sieciński, P. S. Kostka, and E. J. Tkacz, “Heart rate variability analysis on electrocardiograms, seismocardiograms and gyrocardiograms on healthy volunteers,” Sensors (Switzerland), vol. 20, no. 16, pp. 1–16, Aug. 2020, doi: 10.3390/s20164522.
Mayo Clinic, “Heart disease,” MayoClinic. Accessed: Aug. 05, 2025. [Online]. Available: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/heart-disease/symptoms-causes/syc-20353118
F. Shaffer, Z. M. Meehan, and C. L. Zerr, “A Critical Review of Ultra- Short-Term Heart Rate Variability Norms Research,” Frontiers in Neuroscience, vol. 14. Frontiers Media S.A., Nov. 19, 2020. doi: 10.3389/fnins.2020.594880.
B. Deka and D. Deka, “Nonlinear analysis of heart rate variability signals in meditative state: a review and perspective,” BioMedical Engineering Online, vol. 22, no. 1. BioMed Central Ltd, Dec. 01, 2023. doi: 10.1186/s12938-023-01100-3.
J. Song, B. Wang, Q. Jiang, and X. Hao, “Exploring the Role of Fractal Geometry in Engineering Image Processing Based on Similarity and Symmetry: A Review,” Symmetry, vol. 16, no. 12. Multidisciplinary Digital Publishing Institute (MDPI), Dec. 01, 2024. doi: 10.3390/sym16121658.
D. R. Oktaviani and M. Habiburrohman, “Analisis Kelainan Jantung Menggunakan Dimensi Fraktal Dan Transformasi Wavelet,” JURNAL ILMIAH MATEMATIKA DAN TERAPAN, vol. 17, no. 2, pp. 230–237, Nov. 2020, doi: 10.22487/2540766x.2020.v17.i2.15315
S. P. Arjunan, D. K. Kumar, and T. P. Jung, “Changes in decibel scale wavelength properties of EEG with alertness levels while performing sustained attention tasks,” in Proceedings of the 31st Annual International Conference of the IEEE Engineering in Medicine and Biology Society: Engineering the Future of Biomedicine, EMBC 2009, IEEE Computer Society, 2009, pp. 6288–6291. doi: 10.1109/IEMBS.2009.5332801.
J. Gallardo, G. Bellone, and M. Risk, “Ultra-short heart rate variability and Poincaré plots,” ParadigmPlus, vol. 2, no. 3, pp. 37–52, Dec. 2021, doi: 10.55969/paradigmplus.v2n3a3.



