Aplikasi Gas Hidrogen Hasil Elektrolisis Pada Motor Bakar (Genset)
Abstract
Abstrak — Penggunaan bahan bakar fosil masih
mendominasi sektor energi, terutama transportasi dan juga
pembangkit listrik, namun ketergantungan ini menimbulkan
emisi gas rumah kaca, polusi, serta ancaman keterbatasan
cadangan energi fosil di dunia. Hidrogen dipandang sebagai
alternatif ramah lingkungan dengan nilai kalor tinggi (120
MJ/kg) dan emisi pembakaran yang hanya berupa uap air saja.
Salah satu metode praktis untuk memanfaatkan hidrogen
adalah melalui gas HHO hasil elektrolisis air. Penelitian ini
difokuskan pada pemanfaatan gas HHO sebagai bahan bakar
tambahan (co-fuel) pada genset berbahan bakar bensin. Metode
penelitian meliputi produksi gas HHO, uji genset tanpa beban,
dengan beban, hingga simulasi siklus tertutup yang dilakukan
secara bertahap. Hasil pengujian menunjukkan bahwa
penambahan gas HHO memperpanjang durasi nyala,
menurunkan nilai Specific Fuel Consumption (SFC), serta
meningkatkan efisiensi sistem secara signifikan. Penerapan
sistem siklus tertutup menghasilkan performa lebih baik
dibandingkan penggunaan bensin murni maupun kombinasi
terbuka, sehingga menunjukkan potensi besar hidrogen sebagai
energi alternatif yang bersih, efisien, dan berkelanjutan.
Kata kunci— hidrogen, elektrolisis, genset, efisiensi, bensin
pertamax, bensin pertalite
References
BP, Statistical Review of World Energy 2023. BP
Global, 2023. [Online]. Available: https://www.bp.com
International Energy Agency (IEA), Global Energy
Review 2023: Fossil Fuel Consumption. IEA
Publications, 2023. [Online]. Available:
https://www.iea.org [3] U.S. Department of Energy, “Hydrogen Storage,”
Energy.gov, 2023. [Online]. Available:
https://www.energy.gov/eere/fuelcells/hydrogenstorage
International Renewable Energy Agency (IRENA),
World Energy Transitions Outlook 2023: 1.5 °C
Scenario, vol. 1. Abu Dhabi: IRENA, 2023.
Z. Fu, Y. Li, H. Chen, J. Du, Y. Li, and W. Gao, “Effect
of hydrogen blending on the combustion performance
of a gasoline direct injection engine,” ACS Omega, vol.
, no. 15, pp. 13022–13030, 2022. doi:
1021/acsomega.2c00343.
A. Akbar, I. Wardana, and L. Yuliati, “Pengaruh
penambahan HHO terhadap kinerja dan ionisasi
pembakaran motor bensin,” Jurnal Rekayasa Mesin,
vol. 5, no. 1, 2014.
F. A. Cosina, “Pengaruh penggunaan hidrogen hasil
elektrolisis terhadap performa mesin pada sepeda
motor,” n.d.
O. Ridho and H. Ardiansyah, “Analisis penggunaan
variasi bahan bakar minyak pertalite RON 90, pertamax
RON 92, dan pertamax turbo RON 98 terhadap kinerja
mesin genset,” Skripsi, 2025.
S. P. Siregar and Joni, “Efek penambahan gas
oksihidrogen pada proses pembakaran motor bensin
silinder tunggal,” G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan,
vol. 7, no. 2, pp. 456–463, 2023. doi:
33379/gtech.v7i2.2272.
R. Chang, Kimia dasar: Konsep-konsep inti, 3rd ed.
Jakarta: Erlangga, 2004



