Visualisasi Sentimen Gerakan Boikot Brand Pro Israel Di X Menggunakan Metode Naive Bayes

Authors

  • Ahmad Andrean Syah Kusnuris Telkom University
  • Sri Hidayati Telkom University
  • Mochamad Nizar Palefi Ma'ady Telkom University

Abstract

Abstrak — Konflik antara Palestina dan Israel telah berlangsung lama dan memicu reaksi global, termasuk dari masyarakat Indonesia. Salah satu bentuk solidaritas yang muncul adalah aksi boikot terhadap produk-produk yang diduga mendukung Israel. Media sosial, khususnya platform X (Twitter), menjadi saluran utama dalam menyuarakan gerakan ini. Namun, opini publik yang tersebar bersifat tidak terstruktur dan mengandung noise, sehingga diperlukan teknik analisis untuk mengekstraksi informasi yang relevan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen masyarakat Indonesia terhadap aksi boikot brand pro-Israel menggunakan algoritma Naive Bayes dengan pendekatan text mining. Tahapan penelitian meliputi pra pemrosesan teks (case folding, cleansing, stopword removal, tokenizing, normalisasi, dan stemming), pembobotan kata menggunakan TF-IDF, serta klasifikasi sentimen. Untuk mengatasi ketidakseimbangan kelas, digunakan tiga metode penyeimbangan data: SMOTE, SMOTE+Tomek, dan ADASYN. Evaluasi model dilakukan menggunakan metrik akurasi, precision, recall, dan F1-score. Hasil menunjukkan bahwa metode ADASYN dengan rasio 90:10 menghasilkan performa terbaik dengan akurasi 71,85% dan F1-score yang konsisten. Sebagian besar tweet menunjukkan sentimen positif terhadap aksi boikot, mencerminkan dukungan publik terhadap Palestina. Seluruh hasil divisualisasikan dalam bentuk dashboard interaktif menggunakan Looker Studio untuk memudahkan interpretasi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam perumusan strategi komunikasi publik terkait isu kemanusiaan global

Kata kunci— Analisis Sentimen, Boikot Produk Pro-Israel, Naive Bayes, Visualisasi, Looker Studio

Published

2025-12-22

Issue

Section

Prodi S1 Sistem Informasi - Kampus Surabaya