Strategi Tata Kelola Risiko Teknologi Informasi Berbasis COBIT 2019 Dalam Mendukung Keamanan Operasi Perdagangan Maritim di Pulau Tarakan Journal of Information Technology Literacy

Authors

  • Muhammad Mugi Fakip Anugrah Telkom University
  • Muhammad Adib Kamali Telkom University
  • Mustafa Kamal Telkom University

Abstract

Pulau Tarakan memiliki posisi strategis dalam jalur perdagangan maritim nasional dan internasional, namun wilayah ini juga rentan terhadap berbagai ancaman keamanan seperti penyelundupan, perompakan, dan pelayaran ilegal. Kondisi ini diperparah oleh keterbatasan infrastruktur Teknologi Informasi (TI), yang menghambat deteksi dini, pelaporan insiden, serta koordinasi antar pihak terkait. Penelitian ini bertujuan untuk merancang strategi tata kelola risiko TI berbasis kerangka kerja COBIT 2019 guna meningkatkan keamanan operasi perdagangan maritim. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data dari laporan insiden serta penyebaran kuesioner. Domain COBIT yang digunakan dalam penelitian ini meliputi EDM03, EDM04, EDM05, dan APO12. Hasil penelitian menghasilkan rancangan sistem manajemen risiko TI yang mendukung pelaporan insiden secara cepat, pengelolaan sumber daya, dan keterlibatan pemangku kepentingan. Temuan ini diharapkan dapat memperkuat keamanan maritim melalui pendekatan tata kelola risiko yang terstruktur dan terstandar.

Kata kunci — cobit 2019, tata kelola risiko, keamanan maritim, sistem informasi, perdagangan laut, pulau tarakan

Published

2025-12-31

Issue

Section

Prodi S1 Teknologi Informasi - Kampus Surabaya