Implementasi Metode Quality Function Deployment Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Produk Thrifting Di UMKM A, B dan C

Authors

  • Hamka Prastika Okka Raharja Telkom University
  • Aiza Yudha Pratama Telkom University
  • Famila Dwi Winati Telkom University

Abstract

UMKM thrifting menghadapi permasalahan ketidaksesuaian kualitas produk dengan kebutuhan konsumen, terutama pada sistem blind pick, yang berdampak pada tingginya barang tidak terjual dan fluktuasi keuntungan. Konsumen menuntut produk dengan kondisi fisik layak, tampilan visual baik, keaslian merek, kesesuaian tren, serta harga yang sepadan dengan kualitas. Oleh karena itu, diperlukan standar kriteria produk yang mampu menjembatani kebutuhan konsumen dan kondisi operasional UMKM. Penelitian ini bertujuan menyusun rekomendasi standar kriteria produk thrifting menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD) dengan pendekatan voice of customer. Penelitian dilakukan pada UMKM thrifting A, B, dan C. Hasil penelitian menghasilkan standar kriteria produk yang mencakup kondisi fisik, tren fashion terbaru, produk dengan kategori vintage dan branded, kebersihan, keaslian produk, serta penetapan harga berbasis kualitas. Validasi stakeholder menunjukkan bahwa rekomendasi bersifat aplikatif dan berpotensi menekan barang tidak terjual serta menstabilkan kinerja penjualan UMKM thrifting.
Kata Kunci — Thrifting, Pengendalian Kualitas, QFD, HOQ, VOC, UMKM

Published

2026-07-10

Issue

Section

Prodi S1 Teknik Industri - Kampus Purwokerto